Setiap Hari Air Bersih Dikirim ke Desa Terdampak Kekeringan di Trenggalek

Sebanyak 51 desa di 12 kecamatan di Kabupaten Trenggalek terdampak kekeringan, dengan distribusi air bersih dilakukan rutin hingga 20 rit per hari untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

TRENGGALEK – Sebanyak 51 desa di Kabupaten Trenggalek (Trenggalek) terdampak kekeringan hingga Jumat, 25 September 2026. Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek terus melakukan distribusi air hingga 15–20 rit setiap hari.

Dampak kekeringan tersebut tersebar di 12 kecamatan. Penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur agar penyaluran air bersih ke wilayah desa terdampak dapat berlangsung lebih cepat. Data tersebut sebagaimana diberitakan Tribunjatim, Jumat, (25/09/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono mengatakan keterlibatan masyarakat dan berbagai organisasi diperlukan dalam menghadapi kekeringan yang berdampak pada banyak wilayah desa.

“Saya berterima kasih atas keikutsertaan, partisipasi warga masyarakat, organisasi masyarakat. Ini penting karena dalam penanganan bencana, khususnya kekeringan, itu adalah pentahelik,” jelas Triadi Atmono ditemui di Mako BPBD Trenggalek.

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan berbagai unsur diperlukan agar distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat di desa-desa terdampak dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Jadi melibatkan semua unsur. Jadi BPBD sangat berterima kasih, diperkenankan dan monggo,” ujarnya.

Dukungan berbagai pihak juga dinilai membantu mempercepat masyarakat memperoleh pasokan air bersih. Hal itu menjadi penting bagi desa yang terdampak kekeringan karena distribusi dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan di lapangan.

“Yang jelas pendistribusian ini untuk mempercepat serta memberikan kemudahan warga masyarakat untuk menerima bantuan dari warga masyarakat dan sebagainya,” jelasnya.

Salah satu wilayah yang mendapat distribusi rutin ialah Kecamatan Panggul. Pengiriman air bersih di wilayah tersebut dilakukan setiap hari, mulai pagi hingga mendekati sore.

“Di Panggul setiap hari juga mendistribusikan air bersih. Kemudian di sini kurang lebih rata-rata mulai pagi, siang, bahkan mendekati sore itu tiga kali,” terangnya.

Untuk menjangkau wilayah terdampak, BPBD Trenggalek rata-rata mengirimkan 15 rit air bersih setiap hari. Jumlah tersebut dapat meningkat hingga 20 rit pengiriman dalam sehari.

“15 rit rata-rata. 15 sampai 20 rit pengiriman,” akuinya.

Pengiriman menggunakan tangki dengan kapasitas berbeda. Salah satu tangki memiliki kapasitas 6.000 liter, sedangkan tangki lainnya mampu menampung 4.000 liter. BPBD Trenggalek mengerahkan empat armada untuk mendukung distribusi tersebut.

Penanganan kekeringan juga masih mencakup opsi operasi modifikasi cuaca. Pelaksanaannya menyesuaikan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Untuk operasi modifikasi cuaca tentunya menyesuaikan sebagaimana BMKG pasti akan menginformasikan dan sebagainya. Upaya-upaya itu yang tetap akan dilakukan dalam rangka mengatasi kekeringan,” tutupnya.

Dengan distribusi yang dilakukan setiap hari, penanganan diarahkan untuk membantu masyarakat di 51 desa terdampak memperoleh akses air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Baskara Bakti Dorong UMKM Terapkan Wisata Ramah Lingkungan

PDF 📄Desa Baskara Bakti memperkuat pengembangan wisata ramah lingkungan dengan membekali pelaku UMKM dan masyarakat …

68 Desa Kekurangan Air, BPBD Banyumas Salurkan 4 Juta Liter

PDF 📄Puluhan desa di Banyumas menghadapi kebutuhan air bersih yang terus meningkat setelah kekeringan meluas …

Koperasi Desa Jadi Penggerak Usaha Nelayan Sinjai

PDF 📄Integrasi koperasi dengan kampung nelayan di Tongke-Tongke diarahkan untuk memperluas akses permodalan, menyerap hasil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *