KDKMP Masuk Tahap Operasional, UMKM Lokal Jadi Sorotan

MAGELANG – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi jalur yang memprioritaskan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sekaligus memperpendek distribusi barang kebutuhan masyarakat. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyebut pembangunan KDKMP kini telah mencapai sekitar 23.000 koperasi di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia.

“Pembangunan KDKMP saat ini telah mencapai sekitar 23.000 koperasi yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.”

Menkop menyampaikan hal tersebut di Magelang, Jawa Tengah, Kamis malam, 17 September 2026. Ia mengatakan pembangunan fisik KDKMP, termasuk gudang dan perlengkapannya, ditargetkan mencapai 30.000 unit pada tahun ini.

“Insya Allah tahun ini kita bisa menyelesaikan pembangunan bangunan fisik, gudang, dan alat kelengkapannya sebanyak 30 ribu, sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” katanya pada Borobudur Indonesia Expo 2026, di Alun-Alun Kota Magelang.

Sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (18/09/2026), program KDKMP mulai memasuki tahap operasional setelah terbitnya Peraturan Presiden mengenai tata kelola dan operasional KDKMP.

Selain pembangunan sarana, para manajer koperasi yang telah direkrut mendapatkan pelatihan untuk dipersiapkan mengelola KDKMP di wilayah masing-masing. Proses verifikasi dan validasi juga masih berlangsung, termasuk persiapan serah terima bangunan, gudang, serta perlengkapan kepada desa sebagai aset milik desa.

“Tahap operasional ini menjadi tahap yang penting supaya semuanya berjalan lancar dan KDKMP bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada anggota koperasi maupun masyarakat,” katanya lagi.

Dalam pelaksanaannya, KDKMP diarahkan untuk menjadi salah satu saluran distribusi barang subsidi kepada masyarakat. Komoditas yang disebut antara lain beras dan minyak goreng dari Perum Bulog, LPG 3 kilogram dari PT Pertamina Patra Niaga, pupuk dari PT Pupuk Indonesia, serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pada saat yang sama, Ferry menekankan pentingnya koperasi memprioritaskan produk UMKM yang berasal dari daerah masing-masing. Pemanfaatan produk lokal tersebut diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Selain memperpendek distribusi barang subsidi, KDKMP juga diposisikan sebagai bagian dari upaya memperbesar manfaat ekonomi yang diterima masyarakat melalui aktivitas koperasi. Penguatan peran tersebut berjalan seiring dengan penyelesaian pembangunan sarana dan kesiapan pengelola di lapangan.

Dengan semakin banyaknya KDKMP yang memasuki tahap operasional, pemerintah menargetkan koperasi di tingkat desa dan kelurahan dapat menjalankan fungsi ekonomi sekaligus mendukung akses masyarakat terhadap barang kebutuhan dengan rantai distribusi yang lebih pendek. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

PSEL Bogor Raya Target Tekan Emisi 640 Ribu Ton per Tahun

PDF 📄BOGOR – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa …

Pilkades Ciamis 2026 Gunakan Tablet di TPS

PDF 📄CIAMIS – Sebanyak 40 desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan …

800 Usaha Rokok Rakyat Disebut Hidupi Ribuan Pekerja Madura

PDF 📄PAMEKASAN – Sekitar 800 usaha rokok rakyat yang tersebar di empat kabupaten di Madura …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *