MAKASSAR – Program pemberdayaan pemuda di tingkat desa yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui B-POWER berhasil meraih penghargaan Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026.
Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat, topik Sosial-Budaya dan Pendidikan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) B-POWER: Agen Perubahan Digital, Desa Berdaya Berkelanjutan dinilai memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas generasi muda di desa.
General Manager (GM) PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memperluas manfaat program pemberdayaan hingga semakin banyak desa.
“Penghargaan Gold ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas kebermanfaatan program, sehingga semakin banyak desa yang tumbuh berdaya dan berkelanjutan,” ungkap Edyansyah melalui keterangannya di Makassar, Kamis.
Informasi mengenai penghargaan tersebut disampaikan PLN UID Sulselrabar sebagaimana diwartakan Antara, Kamis, (17/09/2026).
B-POWER tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan peserta, tetapi juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang dapat mengambil peran dalam pengembangan potensi desa. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kelas Bebas Bicara menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.
Materi yang diberikan mencakup kemampuan komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), penggunaan media sosial secara produktif, hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan.
“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui B-POWER, kami mendorong generasi muda desa agar semakin percaya diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjadi agen perubahan yang mengembangkan potensi di desanya,” ujarnya pula.
Hingga program berakhir, B-POWER telah menjangkau 409 pemuda melalui sembilan batch pelatihan yang digelar di 25 desa di Kabupaten Gowa (Gowa). Para peserta tidak hanya memperoleh peningkatan kapasitas, tetapi juga didorong menerapkan keterampilan yang didapat untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal.
Dari rangkaian pemberdayaan tersebut, tercatat 37 Project Inovasi Desa yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan serta potensi masing-masing wilayah. Keberlanjutan program juga diperkuat dengan pembentukan 24 Son’s of Gen-B sebagai kader agen perubahan yang melanjutkan edukasi literasi digital, keselamatan ketenagalistrikan, dan pemberdayaan masyarakat di desa masing-masing.
Penghargaan Gold InTechSEA Awards 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN UID Sulselrabar memperkuat pelaksanaan TJSL melalui program yang menggabungkan pengembangan kapasitas pemuda, teknologi, dan potensi lokal.
Melalui B-POWER, para pemuda desa diarahkan tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang dapat ikut mendorong pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara