Data Desa Jadi Kunci, Bengkulu Tengah Perkuat Statistik Sektoral

BENGKULU TENGAH – Penguatan pengelolaan data di tingkat desa menjadi salah satu agenda yang didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah. Melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), pemerintah desa diarahkan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menggunakannya sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Bupati Bengkulu Tengah Rachmat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu Tengah beserta jajaran dan perangkat daerah terkait, Senin (7/9/2026). Pertemuan itu sekaligus membahas perkembangan Sensus Ekonomi 2026 dan pembinaan statistik sektoral di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah.

Dalam program Desa Cantik 2026, tiga desa binaan BPS telah memasuki tahap akhir berupa penilaian. Desa Rindu Hati diharapkan menjadi wakil Bengkulu Tengah sebagai desa yang mampu mengelola pemerintahan berbasis data dan informasi hasil pembinaan statistik.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi BPS dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

BPS menilai pembinaan Desa Cantik harus diarahkan pada pemanfaatan data secara berkelanjutan, bukan sekadar mengejar hasil penilaian. “Tujuan kita bukan sekadar mengejar predikat atau lolos penilaian, melainkan memastikan data yang telah disiapkan benar-benar digunakan. Ketika data menjadi dasar kebijakan dan program desa, saat itulah pembinaan statistik memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya, sebagaimana diberitakan Rakyat Benteng, Senin (7/9/2026).

Bupati Bengkulu Tengah menyambut perkembangan tersebut dan meminta pembinaan statistik sektoral terus dikawal bersama. Ia juga mendorong praktik yang telah diterapkan desa binaan maupun perangkat daerah untuk diperluas ke wilayah lainnya.

“Data tidak boleh berhenti sebagai angka atau dokumen. Data harus menjadi dasar pengambilan keputusan. Jika kualitas data kita baik, perencanaan pun akan lebih tepat. Karena itu, sinergi dengan BPS harus terus dijaga dan pembinaan tidak boleh berhenti setelah penilaian,” tegas Bupati.

Selain agenda statistik, audiensi Bupati pada hari yang sama juga membahas rencana Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Bengkulu serta rencana kompetisi soundsystem yang akan digelar Persatuan Soundsystem Bengkulu (PSB) Bengkulu Tengah di Abu Sakim.

Dalam pertemuan dengan jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Bengkulu dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bengkulu Tengah, Pemkab Bengkulu Tengah menyatakan dukungan terhadap rencana Diklat selama pelaksanaannya dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu menyambut baik setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang paling penting, seluruh pelaksanaannya dapat dikoordinasikan dengan baik dan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati.

Sementara itu, PSB Bengkulu Tengah menyampaikan rencana kompetisi soundsystem 2026 sekaligus meminta arahan dan dukungan pemerintah daerah. Bupati menyatakan kegiatan masyarakat yang menjadi wadah kreativitas dapat didukung dengan catatan aspek teknis, keamanan, ketertiban, dan koordinasi disiapkan secara matang.

“Kita tentu mendukung kreativitas masyarakat. Namun, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus dipersiapkan dengan baik, terutama dari sisi teknis, keamanan, ketertiban, serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kita ingin kegiatan ini nantinya berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah,” kata Bupati.

Penguatan statistik desa menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Bengkulu Tengah karena data yang akurat dapat membantu pemerintah menentukan kebutuhan masyarakat dan menyusun program secara lebih terarah. Keberlanjutan pembinaan Desa Cantik diharapkan membuat semakin banyak desa mampu memanfaatkan data sebagai instrumen perencanaan pembangunan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

RUU Reforma Agraria, Desa Diminta Aktif Petakan Konflik Lahan

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah desa diusulkan memiliki kewenangan yang lebih tegas dalam menangani konflik agraria …

Ancaman Kabut Asap Dicegah, Karhutla di Lima Desa OKU Ditangani

PDF đź“„BATURAJA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lima desa di Kabupaten Ogan …

26 Desa di Serang Jadi Sasaran Mitigasi Abu Vulkanik Krakatau

PDF đź“„SERANG – Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendorong perlindungan kesehatan warga di wilayah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *