TUBAN – Polisi masih mendalami penganiayaan terhadap Suponyono, 46, di Desa Tungkis, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang bermula dari pertemuan untuk mengklarifikasi persoalan pribadi. Dalam peristiwa pada Minggu, 9 Agustus 2026, korban mengalami luka pada bagian kiri perut setelah diduga diserang menggunakan pisau.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 Waktu Indonesia Barat (WIB) di tepi jalan desa, tepatnya di depan sebuah warung kopi. Polisi telah mengamankan Suparman, 69, yang diduga sebagai pelaku, beserta sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penganiayaan. Perkembangan perkara tersebut sebagaimana diberitakan Suara Merdeka, Senin, (10/08/2026).
Menurut keterangan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Singgahan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tuban Rukandar, kejadian diduga dipicu informasi mengenai persoalan rumah tangga pribadi yang diterima terduga pelaku dari seorang tetangga. Informasi tersebut diduga membuat pelaku tersinggung sehingga mencari korban untuk meminta penjelasan.
Pertemuan keduanya pada awalnya disebut bertujuan melakukan klarifikasi. Namun, pembicaraan kemudian berkembang menjadi pertengkaran. Di tengah perselisihan, terduga pelaku diduga mengambil pisau yang disimpan di dalam jok sepeda motornya dan menggunakannya untuk menyerang korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendatangi lokasi dan berusaha menghentikan pertikaian. Suponyono selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di wilayah Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan. Hingga berita ini disusun, korban masih menjalani perawatan medis.
Suponyono diketahui merupakan warga Desa Tungkis yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban pada Pemilu 2024 melalui Daerah Pemilihan (Dapil) V. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kecamatan Singgahan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban Kusmen membenarkan bahwa Suponyono merupakan mantan calon anggota legislatif sekaligus mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Singgahan. Posisi Ketua PAC saat ini ditempati Sukadi.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain untuk memastikan rangkaian kejadian serta latar belakang penganiayaan tersebut. Motif dan penyebab pasti pertikaian juga masih didalami penyidik.
Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut sekaligus memastikan fakta mengenai dugaan penganiayaan yang terjadi di jalan desa tersebut. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara