Gunung Sembung Purwakarta, Bukti Potensi Desa Bisa Jadi Destinasi Unggulan

PURWAKARTA – Gunung Sembung di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik perhatian wisatawan berkat panorama matahari terbenam di atas Waduk Jatiluhur. Kawasan yang dikembangkan dari bekas area galian batu andesit tersebut menjadi contoh pemanfaatan potensi desa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Popularitas Gunung Sembung meningkat setelah sejumlah pengunjung membagikan pengalaman mereka melalui media sosial. Keindahan pemandangan dari kawasan perbukitan itu menawarkan lanskap Waduk Jatiluhur, hamparan persawahan, serta perbukitan hijau yang dapat dinikmati dari berbagai titik pandang.

Sebagaimana diberitakan Kompas, Rabu (22/07/2026), peningkatan jumlah kunjungan terlihat terutama saat akhir pekan dan hari libur. Wisatawan datang untuk menikmati suasana alam terbuka, menyaksikan matahari terbenam, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.

Selain mengandalkan panorama alam, pengelola kawasan juga menghadirkan fasilitas pendukung berupa area kuliner yang dikelola masyarakat sekitar serta lokasi berkemah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di kawasan tersebut.

Salah seorang pengunjung asal Karawang, Rizky (24), mengatakan dirinya tertarik datang setelah melihat banyak unggahan mengenai Gunung Sembung di media sosial.

“Awalnya lihat tempat ini lagi viral, jadi penasaran. Pas sampai ternyata memang bagus. Sunset-nya keren banget, view Waduk Jatiluhurnya juga luas. Enggak nyesel jauh-jauh dari Karawang,” kata Rizky, Selasa (21/7/2026).

Pengunjung lainnya, Salsabila (22), warga Purwakarta, menilai Gunung Sembung menjadi lokasi yang nyaman untuk menikmati suasana sore.

“Kalau cari tempat buat lihat sunset, menurut aku di sini salah satu yang paling enak. Anginnya sejuk, pemandangannya luas, jadi betah duduk lama sambil ngobrol,” ujarnya.

Kepala Desa (Kades) Sukajaya, Nirwan Hermawan, menjelaskan pengembangan Gunung Sembung dilakukan sebagai upaya memanfaatkan potensi alam desa sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga.

“Desa Sukajaya memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan memanfaatkan keindahan alam dan melibatkan masyarakat, kami berharap Gunung Sembung menjadi kebanggaan warga serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” kata Nirwan.

Menurut Nirwan, pengelolaan destinasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat. Warga dilibatkan dalam penyediaan berbagai kebutuhan wisatawan, mulai dari kuliner hingga pengelolaan fasilitas pendukung.

Pemerintah Desa Sukajaya terus mendorong pengembangan kawasan tersebut dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keterlibatan masyarakat. Langkah itu diharapkan menjadikan Gunung Sembung sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Purwakarta sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Delapan Tahun ke Depan Ditentukan, Desa Kedungwungu Mulai Susun Rencana Besar

PDF đź“„INDRAMAYU – Penyusunan RPJM Desa Kedungwungu Jadi Dasar Arah Pembangunan hingga 2034 Pemerintah Desa …

Wisatawan Asing Bertambah, Kolaka Pacu Pengembangan Destinasi Unggulan

PDF đź“„KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mempercepat pembenahan fasilitas pendukung destinasi wisata …

Bupati Tangerang Ungkap Peran Pura Baru dalam Menjaga Kerukunan Warga

PDF đź“„TANGERANG – Pura di Desa Sodong Jadi Simbol Toleransi dan Ruang Edukasi Keberagaman Pemerintah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *