KALIMANTAN TIMUR – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 dimanfaatkan sebagai forum berbagi inovasi antarkabupaten dan kota untuk mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), diikuti sembilan dari sepuluh pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim. Acara dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim Siti Sugiyanti pada Selasa (21/7/2026).
Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan Gelar TTG bukan hanya menjadi ajang pameran maupun perlombaan, tetapi juga wadah kolaborasi bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda strategis ini. Selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta Gelar TTG dari seluruh penjuru Kalimantan Timur di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” kata Frederick Edwin, sebagaimana diberitakan RRI, Rabu (22/07/2026).
Menurutnya, inovasi yang dipamerkan diharapkan tidak berhenti sebagai hasil karya semata, tetapi dapat direplikasi oleh daerah lain sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah. Penerapan teknologi tepat guna dinilai mampu menjadi solusi bagi berbagai tantangan pembangunan, terutama di tingkat desa.
Ia menambahkan kolaborasi antardaerah menjadi faktor penting dalam mempercepat lahirnya inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
“Sekali lagi saya menyambut baik dimulainya seluruh rangkaian kegiatan ini. Selamat mengikuti dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati segala daya upaya kita bersama demi Kalimantan Timur tercinta,” ujarnya.
Pembukaan Gelar TTG XII Kaltim turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kubar Nanang Adriani, Wabup Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Suhuk, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim. Dari sepuluh daerah di Kaltim, hanya Kabupaten Berau yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Melalui penyelenggaraan Gelar TTG XII Kaltim, pemerintah daerah berharap kolaborasi inovasi antardaerah semakin kuat sehingga berbagai teknologi yang lahir dapat diterapkan secara luas untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kaltim. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara