Anyaman Purun Desa Pembelacanan Jadi Penggerak Ekonomi Warga Kotabaru

KOTABARU – Kerajinan anyaman purun yang dikembangkan masyarakat Desa Pembelacanan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), terus menjadi salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus menjaga kelestarian budaya melalui pemanfaatan tanaman rawa menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Desa Pembelacanan dikenal sebagai sentra kerajinan anyaman purun yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tanaman purun yang tumbuh di kawasan rawa dimanfaatkan warga sebagai bahan baku berbagai produk kerajinan, mulai dari tas, topi, tikar hingga keranjang penyimpanan yang memiliki nilai fungsi dan estetika.

Proses pembuatan anyaman diawali dengan memanen purun dari rawa, kemudian membersihkan, menjemur hingga kering, serta memipihkan batang agar lentur sebelum dianyam. Sejumlah perajin juga menambahkan pewarna alami maupun sintetis untuk menghasilkan variasi motif yang lebih menarik sesuai kebutuhan pasar.

Produk anyaman yang dihasilkan tidak hanya mempertahankan nilai budaya lokal, tetapi juga mendukung penggunaan produk ramah lingkungan. Seluruh bahan baku berasal dari tumbuhan alami yang mudah terurai sehingga menjadi alternatif pengganti produk berbahan plastik.

Selain menjadi identitas budaya desa, industri kerajinan purun turut memberikan sumber penghasilan bagi masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga. Meningkatnya permintaan terhadap produk berbasis bahan alami diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin.

Beragam produk yang dihasilkan meliputi tas belanja, tas jinjing, tikar, topi, hingga keranjang multifungsi yang banyak dimanfaatkan sebagai perlengkapan rumah tangga maupun cendera mata khas daerah.

Potensi kerajinan tersebut juga menjadi daya tarik wisata berbasis ekonomi kreatif di Kotabaru. Informasi mengenai perkembangan kerajinan anyaman purun Desa Pembelacanan sebagaimana dilansir Indozone, Senin (13/07/2026), dengan mengutip portal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel). []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Senyum Anak Desa Sade Kembali, Bantuan Sekolah Disalurkan Pascakebakaran

PDF 📄NUSA TENGGARA BARAT – Dukungan untuk anak-anak korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kabupaten …

Rumah Adat Sade Akan Dibangun Lagi, Keselamatan Jadi Perhatian

PDF 📄LOMBOK TENGAH – Warga Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menyusun …

Tirakatan Perdana di Desa Klitih Jadi Momentum Pererat Warga

PDF 📄JAWA TENGAH – Warga RT 04 dan RT 05 RW 01 Desa Klitih, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *