Desa Tunggulsari Hijau, 700 Bibit Pohon Buah Ditanam Bersama Warga

KENDAL – Upaya penghijauan di Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal diperkuat melalui penanaman 700 bibit tanaman buah yang melibatkan masyarakat bersama Kepolisian Resor (Polres) Kendal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (13/7/2026). Program ini diarahkan untuk meningkatkan kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kawasan desa.

Sebanyak 700 bibit yang ditanam terdiri atas 300 pohon mangga, 200 pohon kelapa, 100 pohon kelengkeng, dan 100 pohon alpukat. Seluruh bibit ditanam di kawasan sekitar Lapangan Sepak Bola Desa Tunggulsari sebagai bagian dari gerakan penghijauan yang diharapkan memberi manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendal Hendry Susanto Sianipar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari yang mewakili Bupati Kendal, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0715 Kendal Ade Sohali, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendal Corneles Geeb Paulus Heydemans, jajaran Forkopimda, kepala desa se-Kecamatan Brangsong, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang, serta warga Desa Tunggulsari.

Kapolres Kendal Hendry Susanto Sianipar menegaskan bahwa kegiatan penghijauan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud peran Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” kata Hendry, sebagaimana diberitakan RRI, Senin (13/07/2026).

Ia berharap seluruh bibit yang telah ditanam dapat dirawat secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang.

Sementara itu, Sekda Kendal Agus Dwi Lestari mengapresiasi inisiatif Polres Kendal yang melibatkan masyarakat dalam aksi penghijauan. Menurutnya, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Agus.

Melalui kolaborasi tersebut, gerakan penghijauan di Desa Tunggulsari diharapkan menjadi contoh penguatan kepedulian lingkungan di tingkat desa sekaligus mendorong terciptanya kawasan yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Longsor Xizang: Warga Desa Dievakuasi, Operasi Pencarian Berlanjut

PDF 📄XIGAZE – Upaya penanganan tanah longsor di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China, berlanjut …

Banjir Parimo Berdampak ke 157 KK, Jalur Trans Sulawesi Terganggu

PDF 📄PARIGI MOUTONG – Penanganan dampak banjir dan longsor di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi …

Jembatan Ambles, Kendaraan Berat Tak Bisa Melintas di Jalur Trans Sulawesi

PDF 📄PARIGI MOUTONG – Akses Jalur Trans Sulawesi di Desa Peningka, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *