Belajar di Luar Kelas, Santri MDT Al Ashri Kunjungi Keraton dan Museum Sumenep

SUMENEP – Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Ashri di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep menggabungkan pembelajaran keagamaan dan pengenalan sejarah daerah melalui kegiatan wisata religi dalam rangka akhir Semester 2 sekaligus menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H. Kegiatan yang diikuti santri kelas 1 hingga kelas 6 itu berlangsung pada Minggu (14/6/2026).

Program tersebut diawali dengan pelaksanaan salat Asar berjamaah di Masjid Agung Sumenep, dilanjutkan kuliah tujuh menit (kultum) yang bertujuan memperkuat pemahaman keislaman serta menanamkan makna pergantian tahun baru Islam kepada para peserta.

Setelah rangkaian kegiatan keagamaan, para santri bersama guru dan wali murid melanjutkan kunjungan edukatif ke Museum Sumenep dan Keraton Sumenep. Kegiatan itu dirancang untuk memperkenalkan sejarah serta warisan budaya daerah kepada generasi muda melalui pengalaman belajar di luar ruang kelas.

Wali Kelas 2 MDT Al Ashri, Mira, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus memperluas wawasan santri mengenai nilai-nilai keagamaan dan sejarah daerah.

“Selain wisata religi dan edukasi sejarah, madrasah juga memberikan penghargaan kepada santri berprestasi. Piala diserahkan kepada peraih peringkat 1 hingga 3 di setiap jenjang kelas sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan akhlak selama satu tahun pembelajaran,” ujarnya sebagaimana diberitakan RRI, Senin (15/06/2026).

Selain kegiatan wisata dan pembelajaran sejarah, pihak madrasah memberikan penghargaan kepada santri berprestasi dari seluruh jenjang kelas. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar peserta didik terus meningkatkan capaian akademik maupun pembentukan akhlak.

Salah seorang penerima penghargaan, Annisa Humaira Ramadhani, santriwati kelas 2 yang meraih peringkat pertama, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bersama teman-teman dan para guru.

Melalui kegiatan yang memadukan pendidikan agama, sejarah, dan apresiasi prestasi itu, MDT Al Ashri berharap para santri tidak hanya memiliki pemahaman keislaman yang kuat, tetapi juga mengenal sejarah daerah serta semakin termotivasi untuk meraih prestasi pada tahun ajaran berikutnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Polisi Dampingi Warga Kapuas Hilir Maksimalkan Lahan Produktif

PDF 📄KAPUAS – Pemanfaatan lahan pekarangan produktif di Desa Saka Batur, Kecamatan Kapuas Hilir, terus …

Bhabinkamtibmas Mengajar, Cara Humanis Polri Dekat dengan Masyarakat

PDF 📄CIAMIS – Program pendidikan berbasis pembinaan karakter yang digagas jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ciamis …

Tradisi Kenduri Tulakan Perkuat Gotong Royong di Desa Semono

PDF 📄PURWOREJO – Tradisi Kenduri Tulakan kembali memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Semono, Kecamatan Bagelen, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *