Duyonumo Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Religi Baru Gorut

GORONTALO UTARA Pemerintah Desa (Pemdes) Deme II bersama Pemerintah Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), mempercepat persiapan pelaksanaan Festival Duyonumo 2026 yang akan digelar selama empat hari. Selain menjadi ajang budaya dan pariwisata, festival tersebut juga diarahkan untuk memperkuat posisi Duyonumo sebagai destinasi wisata religi baru di Gorut.

Berbagai agenda telah disiapkan panitia guna mendukung kesuksesan festival yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Kepala Desa (Kades) Deme II, Syamsudin Ngou, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama pelaksanaan Festival Duyonumo tahun ini adalah pencanangan kawasan Duyonumo sebagai destinasi wisata religi yang diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Selain itu, festival juga akan diramaikan dengan pemilihan Putri Duyonumo, lomba perahu tradisional, serta berbagai perlombaan yang melibatkan warga.

“Untuk memeriahkan Festival Duyonumo tahun ini, kami juga akan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara. Mereka akan menampilkan berbagai produk dan makanan khas Gorontalo,” ujar Syamsudin Ngou, sebagaimana dilansir Rri, Rabu (10/06/2026).

Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengunjung.

Pemdes Deme II juga berharap Festival Duyonumo dapat berkembang menjadi ikon pariwisata unggulan Gorut. Untuk mewujudkan hal tersebut, dukungan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting agar kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Festival Duyonumo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor wisata dan ekonomi desa secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Penglipuran Tawarkan Wisata Desa dan Budaya Bali

PDF 📄BANGLI – Desa Adat Penglipuran di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, menawarkan pengalaman wisata …

Evakuasi WNA Australia di Kelingking Terkendala Medan dan Gelombang

PDF 📄KLUNGKUNG – Proses evakuasi warga negara asing (WNA) asal Australia yang meninggal setelah jatuh …

Nilai 93,83 Antar Bilebante Jadi Juara Desa Berprestasi NTB

PDF 📄LOMBOK TENGAH – Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, meraih nilai 93,83 dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *