Cegah Stunting Sejak Dini, 60 Balita Ikuti Posyandu di Koto Tinggi

SUNGAI PENUH Pemerintah Desa (Pemdes) Koto Tinggi terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang diikuti 60 balita. Kegiatan rutin tersebut menjadi sarana pemantauan kesehatan anak sekaligus memastikan kebutuhan gizi balita terpenuhi guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (10/6/2026) itu menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian makanan tambahan (PMT). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen desa dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.

Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan bersama kader Posyandu melakukan pemantauan perkembangan balita secara berkala. Hasil pemeriksaan digunakan untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan pertumbuhan maupun masalah kesehatan lainnya sehingga dapat segera ditangani.

Selain pelayanan kesehatan, orang tua balita juga mendapatkan edukasi mengenai pola asuh yang baik, pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai faktor pendukung kesehatan anak.

Kepala Desa (Kades) Koto Tinggi, Arman Ramli, mengatakan kegiatan Posyandu merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan untuk menjaga kesehatan balita sekaligus mencegah stunting.

“Alhamdulillah, hingga saat ini di Desa Koto Tinggi tidak ada anak yang mengalami stunting. Ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan para orang tua yang selalu memperhatikan kesehatan serta gizi anak-anak mereka,” ujar Arman Ramli, sebagaimana diberitakan Koran Sakti, Rabu, (10/06/2026).

Menurutnya, Pemdes Koto Tinggi akan terus mendukung pelaksanaan Posyandu agar pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak dapat berjalan maksimal serta menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Posyandu rutin kita laksanakan setiap bulan. Selain untuk memantau pertumbuhan balita, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat,” tambahnya.

Pemdes Koto Tinggi berharap pemberian makanan tambahan dan pemantauan kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting, sekaligus memperkuat kualitas kesehatan masyarakat desa di masa mendatang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pembangunan Nasional Dimulai dari Desa, Ini Alasannya

PDF đź“„SERANG – Penguatan ekonomi desa dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional …

Teriak Sambil Bawa Sajam, Pemuda Boltara Diamankan Petugas

PDF đź“„BOLAANG MONGONDOW UTARA – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Bolangitang …

Koperasi Merah Putih Perkuat Petani dan UMKM Desa, Puluhan Ribu Titik Dibangun

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen penguatan ekonomi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *