Oplus_131072

Musyawarah Desa Sapobonto Fokuskan Dana Desa untuk Intervensi Gizi

BULUKUMBA Pemerintah Desa (Pemdes) Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pelaksanaan Rembuk Stunting yang menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Forum tersebut difokuskan untuk menyusun strategi pencegahan gizi buruk, memperbarui data sasaran berisiko stunting, serta memastikan alokasi Dana Desa tepat sasaran bagi program kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sapobonto pada Senin (08/06/2026) itu melibatkan perangkat desa, kader kesehatan, pendamping desa, serta unsur masyarakat. Hasil musyawarah akan menjadi dasar penyusunan program prioritas kesehatan yang dimasukkan ke dalam RKPDes tahun berikutnya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sapobonto, Abdul Kadir, menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak dan ketepatan data penerima manfaat.

“Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Sapobonto ingin memastikan usulan prioritas dari kader kesehatan dan tim pendamping dapat terakomodasi dengan baik. Kita berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran desa yang proporsional demi memastikan balita dan ibu hamil di Sapobonto mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal,” ujar Abdul Kadir, sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Selasa (09/06/2026).

Menurutnya, berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam rembuk tersebut akan dituangkan ke dalam dokumen usulan RKPDes. Program yang menjadi fokus pembahasan antara lain pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, penguatan kapasitas Posyandu, serta peningkatan layanan kesehatan bagi kelompok rentan.

Proses musyawarah turut mendapat pendampingan dari Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kecamatan Bulukumpa. Kehadiran P3MD bertujuan memastikan pemanfaatan Dana Desa untuk program kesehatan masyarakat sesuai regulasi dan petunjuk teknis yang berlaku.

Selain membahas intervensi gizi, forum tersebut juga menjadi sarana sinkronisasi data dan penyelarasan program antarunsur desa agar penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Melalui perencanaan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemdes Sapobonto berharap angka stunting dapat terus ditekan sehingga kualitas kesehatan ibu dan anak di desa tersebut semakin meningkat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kamboja Ungkap Temuan Zat Kimia, Thailand Sebelumnya Membantah

PDF 📄PHNOM PENH – Pengaduan Kamboja kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) membuka kembali sorotan …

11 Puskesmas Jadi Lokasi Layanan Kesehatan Bergerak di Bengkulu Tengah

PDF 📄BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah memperluas akses layanan kesehatan dengan menggelar …

Hampir 250 Siswa Malang Belajar Kelola Stres

PDF 📄MALANG – Edukasi kesehatan jiwa bagi generasi alfa diperluas dari lingkungan sekolah pedesaan ke …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *