Desa Wisata Sawundarek Diperkuat Lewat Pelatihan Pariwisata Berkelanjutan

RAJA AMPAT Pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar di Kampung Sawundarek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Melalui pelatihan pengelolaan desa wisata, pemasaran digital, dan tata hidangan, program ini diarahkan untuk memperkuat peran masyarakat lokal dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga berbasis ekonomi wisata.

Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Mei 2026 tersebut menyasar kelompok perempuan dan ibu-ibu yang terlibat dalam pengelolaan homestay keluarga serta usaha ekonomi kreatif di Kampung Sawundarek. Program bertema “Pengelolaan Desa Wisata Bahari Berkelanjutan melalui Tata Kelola Potensi Desa, Digital Marketing, dan Tata Hidangan” itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan sektor pariwisata di Raja Ampat.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekpar Makassar, Ilham Djunaid, membuka kegiatan tersebut mewakili Direktur Poltekpar Makassar. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat desa mengoptimalkan potensi wisata lokal sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

Materi pelatihan difokuskan pada pengelolaan potensi desa wisata, penguatan pemasaran digital, serta peningkatan standar pelayanan tata hidangan. Peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi promosi mandiri, pengelolaan usaha wisata berbasis masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata.

Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, dalam sambutan tertulisnya menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan sektor pariwisata. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat lokal, khususnya kelompok ibu-ibu di Kampung Sawundarek, tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan pariwisata bahari Raja Ampat. Melalui penguatan tata kelola potensi desa dan standar baku tata hidangan yang kami sampaikan, kemandirian ekonomi keluarga berbasis pariwisata berkelanjutan dapat terwujud secara nyata,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Tribun Timur, Kamis, (21/05/2026).

Dukungan juga disampaikan Wakil Kepala Desa (Wakades) Sawundarek, Alfons. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam mengelola potensi wisata yang dimiliki desa.

“Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Sawundarek agar dapat ikut maju dan sejahtera dalam mengelola potensi wisata yang kami miliki,” ujar Alfons.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan terkait pengelolaan desa wisata bahari, promosi digital, serta peningkatan kualitas layanan bagi wisatawan. Tim narasumber yang terlibat berasal dari Poltekpar Makassar, yakni Islahuddin, Hamsu Hanafi, dan Nur Salam.

Melalui program tersebut, Poltekpar Makassar berharap masyarakat Kampung Sawundarek semakin mampu mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan masyarakat desa diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa wisata yang memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan destinasi wisata unggulan nasional. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Suka Damai Jadi Lokasi Edukasi Gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan

PDF đź“„BENER MERIAH – Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang dilaksanakan dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) …

Desa Sindangmandi Jadi Andalan Serang pada Lomba Posyandu Tingkat Banten

PDF đź“„SERANG – Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Serang dalam Lomba Posyandu …

Posyandu ILP di Kampung Ramsai Fokus Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit

PDF đź“„WAY KANAN – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Way Tuba terus memperluas akses pelayanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *