KAMPAR – Upaya memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat desa diwujudkan melalui Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) yang digelar di Masjid Al Abror, Dusun Sei Betung, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga sarana memperkuat sinergi sosial di tingkat desa.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB tersebut dihadiri oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai, Rudi Hermawan, bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0313/Kampar, Satriady Prabowo, serta Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Bangkinang, Marwan. Kehadiran para unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas institusi dalam mendorong kegiatan keagamaan berbasis masyarakat.
Turut hadir Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syahrul Aidi Maazat, yang memberikan tausiyah kepada jamaah. Kegiatan ini juga diikuti tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan Islam setempat, memperlihatkan keterlibatan luas berbagai elemen dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Rudi Hermawan menegaskan pentingnya GSSB sebagai penggerak peningkatan kualitas ibadah sekaligus sarana mempererat hubungan sosial. “Kegiatan GSSB ini dilaksanakan dalam rangka menggiatkan dan menggalakkan sholat shubuh berjamaah di masjid-masjid. Penting bagi umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjadi sarana efektif menjalin silaturahmi antar sesama umat Islam,” ujarnya, sebagaimana diwartakan Reportase Indonesia, Sabtu (25/04/2026).
Selain pelaksanaan ibadah, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako dan Alquran kepada masyarakat serta santri. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendorong literasi Alquran di lingkungan desa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, guna meninjau fasilitas pendidikan keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual yang harmonis di desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara