GIANYAR – Penguatan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Gianyar mendapat dorongan melalui Ajang Apresiasi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2026 yang berhasil memunculkan berbagai inovasi layanan pendidikan prasekolah. Dalam ajang tersebut, Bunda PAUD Kecamatan Payangan dan Bunda PAUD Desa Peliatan meraih Juara I pada kategori masing-masing setelah melalui proses penilaian selama dua hari.
Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 di Kori Maharani itu diikuti ratusan Bunda PAUD tingkat kecamatan serta desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah yang terintegrasi dengan program nasional Wajib Belajar 13 Tahun.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari inovasi sosialisasi, efektivitas advokasi, kualitas program kerja, kemitraan organisasi, program parenting, dukungan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), monitoring wilayah hingga partisipasi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat kapasitas para Bunda PAUD dalam menjalankan perannya di tingkat akar rumput.
“Sehingga pendidikan anak usia dini akan berjalan sesuai marwahnya, mengingat usia dini merupakan usia anak kita membangun pondasi bangsa,” tegas I Wayan Mawa.
Ajang tersebut menghadirkan tim juri yang terdiri dari Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Surya Adnyani Mahayastra, perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali Ni Wayan Surasmini, serta Wakil Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Bali Ni Made Kusuma Wardani.
Surya Adnyani Mahayastra menilai berbagai program yang dipresentasikan peserta menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Gianyar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang aktif menghadirkan inovasi di wilayah masing-masing.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi Bunda PAUD lainnya untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh anak di Kabupaten Gianyar,” harap Dayu Surya, sebagaimana diberitakan Kabar Bali, Rabu, (10/06/2026).
Berdasarkan hasil penilaian, Bunda PAUD Kecamatan Payangan berhasil menjadi Juara I kategori kecamatan, disusul Kecamatan Ubud sebagai Juara II dan Kecamatan Blahbatuh sebagai Juara III. Adapun Juara Harapan I diraih Kecamatan Tegalalang, Juara Harapan II Kecamatan Gianyar, Juara Harapan III Kecamatan Sukawati, serta Juara Favorit diraih Kecamatan Tampaksiring.
Sementara pada kategori desa/kelurahan, Desa Peliatan meraih Juara I, diikuti Desa Ketewel sebagai Juara II dan Desa Kerta sebagai Juara III. Juara Harapan I diraih Desa Bona, Juara Harapan II Desa Tegal Tugu, Juara Harapan III Desa Pejeng, sedangkan Juara Favorit diraih Desa Kedisan.
Ajang apresiasi tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas bagi anak-anak di seluruh wilayah Gianyar. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara