PESAWARAN – Pengembangan Desa Wisata Pulau Pahawang tidak hanya difokuskan pada sektor pariwisata, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola desa melalui pendekatan pendidikan kontekstual yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Upaya tersebut dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka (UT) melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat di Desa Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran (Pesawaran), Lampung. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program EQUITY 2025–2026 yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Ketua pelaksana kegiatan Mualimin mengatakan Desa Wisata Pahawang memiliki potensi besar untuk terus berkembang sehingga memerlukan penguatan kapasitas masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan sektor wisata.
“Desa Wisata Pahawang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, penguatan SDM menjadi kebutuhan penting agar masyarakat dapat berperan aktif sebagai pelaku utama dalam pengembangan desa wisata,” ungkapnya.
Menurutnya, pendekatan pendidikan kontekstual menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenali potensi lokal, memahami tantangan yang ada, serta menyusun strategi pengembangan yang sesuai dengan kondisi desa.
“Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi lokal, memahami tantangan yang dihadapi, serta menyusun langkah pengembangan yang sesuai dengan kondisi Desa Pulau Pahawang,” ujar Mualimin sebagaimana diwartakan Pantau, Rabu (10/06/2026).
Dalam forum tersebut, peserta memetakan sejumlah kebutuhan penguatan masyarakat yang mencakup sektor pariwisata, ekonomi lokal, tata kelola desa, lingkungan, pendidikan, hingga kapasitas sosial keagamaan.
Pada sektor ekonomi, peserta merekomendasikan pelatihan digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna memperluas pemasaran produk melalui platform digital. Sementara pada sektor pariwisata dan lingkungan, muncul usulan pelatihan pengelolaan wisata berbasis kearifan lokal serta penguatan pelestarian terumbu karang dan hutan mangrove.
Selain itu, peserta juga menilai pelatihan administrasi pemerintahan berbasis digital penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola desa dan pelayanan kepada masyarakat.
LPPM UT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing Desa Pulau Pahawang sebagai destinasi wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara