SPPG Kaligono Diresmikan, Fokus Gizi Ibu Hamil hingga Balita

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis dengan menyasar kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaligono di Kecamatan Kaligesing, sebagai langkah strategis menekan stunting dari hulu, Rabu (22/04/2026).

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, yang menegaskan bahwa intervensi gizi tidak lagi terbatas pada pelajar, tetapi juga mencakup kelompok rentan yang disebut 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

“Saya menilai bahwa 3B ini akan sangat bermanfaat untuk menekan angka stunting. Mulai dari ibu hamil sudah mendapatkan gizi yang cukup, kemudian ibu menyusui, hingga anak balita dan usia sekolah tetap mendapatkan asupan bergizi,” ungkap Dion, sebagaimana diwartakan Joglo Jateng, Jumat (24/04/2026).

Selain berfungsi sebagai pusat pemenuhan gizi masyarakat, keberadaan SPPG Kaligono juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal. Pemkab Purworejo menekankan keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat serta penguatan sektor pendukung, termasuk pengembangan peternakan ayam petelur berbasis koperasi desa.

“Harapannya, manfaat SPPG ini tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.

Di sisi lain, Wabup menekankan pentingnya penerapan standar operasional yang ketat dalam pengelolaan dapur umum, khususnya terkait keamanan pangan dan higienitas. Pengelolaan limbah sisa produksi makanan juga diwajibkan melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar lingkungan guna menjaga keberlanjutan program.

“Standar operasional harus dipenuhi, terutama terkait keamanan pangan dan pengolahan limbah, agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui integrasi program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi desa, Pemkab Purworejo berharap SPPG Kaligono dapat menjadi model intervensi terpadu dalam menekan stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Tujuh Temuan Jadi Dasar Strategi Baru Penurunan Stunting Kalsel

PDF đź“„BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF đź“„GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Longsor Xizang: Warga Desa Dievakuasi, Operasi Pencarian Berlanjut

PDF đź“„XIGAZE – Upaya penanganan tanah longsor di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China, berlanjut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *