Upaya Mitigasi Bencana Menguat di Desa Bener Gayo Lues

GAYO LUES – Upaya pencegahan banjir di Desa Bener, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues, semakin diperkuat melalui aksi gotong royong pembangunan tanggul penahan aliran sungai yang melibatkan warga dan aparat kewilayahan pada Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi luapan air sungai saat musim hujan yang kerap menyebabkan kerusakan lahan dan ancaman longsor di kawasan tersebut.

Pembangunan tanggul dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi geografis wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi. Personel dari Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Kuta Panjang di bawah Komando Distrik Militer (Kodim) 0113/Gayo Lues bersama masyarakat Desa Bener terlibat langsung dalam pekerjaan penguatan struktur tanah di sepanjang aliran sungai.

Salah satu personel yang terlibat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat. “Untuk mengantisipasi terjadi longsor dan Banjir akibat hujan, saya bersama masyarakat bergotong-royong melaksanakan karya bakti membuat tanggul untuk memperkuat struktur tanah di aliran sungai dan agar tidak terjadi Banjir dan longsor,” ucapnya sebagaimana diberitakan Mediaadvokasi, Kamis, (23/04/2026).

Selain fokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Pendekatan kolaboratif antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur penahan banjir yang dibangun secara swadaya.

Warga Desa Bener, Aman Murni, mengapresiasi keterlibatan aktif aparat dalam kegiatan tersebut. “Saya ucapkan terima kasih kepada Babinsa yang peduli dan ikut kerja dalam melaksanakan pembuatan tanggul, ini merupakan kegiatan yang positif sehingga semangat gotong royong dan kebersamaan akan terus terpupuk,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman banjir sekaligus menjadi model sinergi antara masyarakat dan aparat dalam penanganan risiko bencana di wilayah pedesaan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bronjong Hanyut, Fondasi Jembatan Dusun Kanang Mulai TergerusBronjong Hanyut, Fondasi Jembatan Dusun Kanang Mulai Tergerus

PDF đź“„POLEWALI MANDAR – Abrasi sungai di Dusun Kanang, Desa Batetangnga, Kabupaten Polewali Mandar, mengancam …

KWT Ranup Dong Belajar Kendalikan Hama dengan Biopestisida

PDF đź“„ACEH BARAT – Kelompok Wanita Tani (KWT) Hasil Sepakat di Desa Ranup Dong, Kecamatan …

Mahasiswa KKN Sulap Sampah Tambaksari Jadi Produk Bernilai

PDF đź“„KENDAL – Sampah anorganik rumah tangga di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *