Aksi Bersih 6 Hari, Lobuto Timur Perkuat Kesehatan Warga

KABUPATEN GORONTALO Pemerintah Desa (Pemdes) Lobuto Timur, Kecamatan Biluhu, menggencarkan gerakan bersih lingkungan selama enam hari berturut-turut sebagai langkah preventif menekan risiko penyakit akibat penumpukan sampah di wilayah desa.

Program yang melibatkan aparat desa dan masyarakat ini difokuskan pada pembersihan jalan desa, saluran drainase, serta pekarangan rumah warga. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit seperti demam berdarah, diare, dan infeksi kulit akibat lingkungan yang tidak higienis, sebagaimana diberitakan Beritaa1, Selasa, (21/04/2026).

Kepala Desa (Kades) Lobuto Timur, Arifin Abdulkadir, menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebiasaan hidup bersih dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah pencegahan melalui kebersihan lingkungan dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah penyakit muncul. Lingkungan yang bersih diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit di masyarakat.

Selain kegiatan gotong royong, Pemdes Lobuto Timur juga memberikan edukasi kepada warga terkait pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemisahan sampah organik dan anorganik serta larangan membuang sampah sembarangan.

Partisipasi warga dalam kegiatan ini tergolong tinggi, melibatkan berbagai kalangan mulai dari pemuda, ibu rumah tangga hingga tokoh masyarakat. Keterlibatan tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ke depan, Pemdes Lobuto Timur berencana menjadikan program ini sebagai kegiatan rutin sekaligus mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan desa sebagai contoh dalam penanganan isu lingkungan dan kesehatan berbasis masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kreatif! Ibu-Ibu PKK Desa Mluweh Daur Ulang Koran Bekas

PDF đź“„UNGARAN – Limbah koran bekas di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dimanfaatkan …

KKN UMAHA Tutup Pengabdian dengan Aksi Jaga Kebersihan Aliran Air

PDF đź“„SIDOARJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Kelompok 1 …

Pohon Mangga Ditanam di Tepi Sungai, Warga Diminta Ikut Merawat

PDF đź“„PATI – Upaya mengurangi risiko erosi di kawasan tepi sungai menjadi sasaran mahasiswa Kuliah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *