BEKASI – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bekasi diperkuat melalui pelatihan ratusan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, yang difokuskan pada peningkatan kapasitas garda terdepan layanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang digelar pada Senin (20/04/2026) ini melibatkan sekitar 100 kader Posyandu dari wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cibatu. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kader terkait pemenuhan gizi balita, pencegahan anemia, serta penanganan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah daerah, di mana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan memberikan dukungan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia menyatakan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk peran aktif kader Posyandu di tingkat desa.
“Kami sedang terus berupaya dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bekasi. Maka perlu dukungan semua pihak,” kata Arief pada Senin (20/04/2026), sebagaimana dilansir Sumber Berita, Senin (20/04/2026).
Dalam pelatihan tersebut, kader juga dibekali keterampilan mengolah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan lokal, serta pemahaman teknis dalam mendeteksi dan menangani kasus stunting pada balita dan ibu hamil berisiko.
Perwakilan pihak penyelenggara dari sektor swasta menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kesehatan masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda nasional penurunan stunting.
Selain pelatihan kesehatan, rangkaian program sosial juga dilakukan secara bertahap sepanjang awal 2026, mulai dari penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir hingga dukungan kegiatan sosial keagamaan dan santunan kepada anak yatim.
Dengan peningkatan kapasitas kader Posyandu, diharapkan upaya pencegahan stunting di Desa Cibatu dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara