SUKOHARJO – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Baki dan Kecamatan Grogol sejak Selasa (14/4/2026) petang menyebabkan sungai meluap dan memicu banjir yang merendam puluhan rumah serta jalan perkampungan di sejumlah desa.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ketika curah hujan meningkat signifikan, mengakibatkan debit air sungai yang melintasi kedua kecamatan tersebut naik drastis hingga meluap ke permukiman warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menyampaikan bahwa kondisi tersebut langsung berdampak pada akses jalan dan rumah penduduk di wilayah terdampak. “Air sungai yang melintasi wilayah Baki dan Grogol bertambah signifikan dan meluap. Luapan air sungai merendam jalan perkampungan dan rumah. penduduk,” kata dia.
Banjir dilaporkan merendam wilayah Desa Langenharjo dan Desa Sanggrahan di Kecamatan Grogol, serta Desa Gentan di Kecamatan Baki. Sejumlah jalan perkampungan tidak dapat dilalui kendaraan akibat genangan air yang cukup tinggi.
BPBD Sukoharjo bersama relawan saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen di lokasi terdampak. Selain itu, upaya evakuasi warga rentan seperti anak-anak juga terus dilakukan ke tempat yang lebih aman dari genangan banjir.
Ketua Relawan Korwil Baki, Sentot Maryanto, mengungkapkan bahwa banjir juga meluas ke Dusun Gentan, Jetis, dan Kenden. “Yang paling parah di wilayah Dusun Kenden. Ada bayi dan warga lanjut usia yang membutuhkan evakuasi menggunakan perahu karet di dua lokasi. Kami masih menunggu pengiriman perahu karet dari SAR Sukoharjo,” papar dia.
Hingga berita ini ditulis, proses penanganan darurat masih berlangsung, dengan fokus utama pada evakuasi warga terdampak serta pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi banjir. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara