Dari Budaya ke Pelayanan, Desa di Aru Diperkuat Infrastruktur Baru

KEPULAUAN ARU – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru memperkuat peran desa melalui peresmian Rumah Adat Kalar-Kalar dan Kantor Desa Marafenfen di Kecamatan Aru Selatan, sebagai upaya mendorong pelayanan publik sekaligus pelestarian budaya lokal di tingkat desa.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dalam kunjungan kerja ke sejumlah desa, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung program nasional, terutama di sektor ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan ekonomi desa.

Bupati menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Adat Kalar-Kalar merupakan program prioritas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2024. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kelembagaan adat serta menjaga keberlanjutan nilai budaya masyarakat setempat. “Rumah adat ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol jati diri, persatuan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang diwariskan turun-temurun,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa rumah adat memiliki fungsi strategis sebagai ruang musyawarah, pengambilan keputusan adat, serta mempererat hubungan sosial antarwarga desa.

Selain itu, pembangunan Kantor Desa Marafenfen dinilai sebagai langkah penting dalam menghadirkan layanan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kantor desa tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga menjadi ruang aspirasi dan solusi bagi warga dalam menghadapi berbagai persoalan di desa.

Menurut Bupati, keberadaan kantor desa diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan publik, inovasi desa, sekaligus pengembangan budaya lokal yang berkelanjutan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun secara optimal. “Fasilitas ini harus dijaga dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat, khususnya warga Desa Marafenfen,” katanya.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Aru, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanudal), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Aru Selatan, serta tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Usai kegiatan, Bupati bersama rombongan kembali ke Kota Dobo melalui jalur laut. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Tertinggal Digital, Gubernur Lampung Minta Intervensi Pusat

PDF đź“„LAMPUNG – Ketimpangan distribusi ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan di Provinsi Lampung masih …

Isu Dana Desa Dipangkas Dibantah, Pemerintah Ubah Tata Kelola

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah pusat menegaskan tidak ada pemotongan Dana Desa (DD), melainkan hanya melakukan …

Akses Warga Terganggu, Jembatan di OKI Tak Bisa Dilalui

PDF đź“„KAYUAGUNG – Kondisi jembatan besi di Desa Penyandingan, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *