Kekeringan Landa 15 Desa di Malang, 19.013 Jiwa Terdampak

MALANG – Kekeringan yang melanda 15 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendorong distribusi bantuan air bersih secara berkelanjutan. Hingga 18 Oktober 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah menyalurkan total 5.084.100 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan laporan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung oleh petugas di lapangan.

“Per hari ini distribusi bantuan air bersih mencapai 84.300 liter, proses pengirimannya sesuai laporan dari desa yang ditindaklanjuti asesmen lapangan oleh petugas,” kata dia, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu (18/10/2026).

Pada hari tersebut, BPBD Kabupaten Malang mendistribusikan 84.300 liter air bersih ke sejumlah titik yang mengalami kekurangan pasokan air. Penyaluran diprioritaskan berdasarkan kebutuhan yang dilaporkan dari wilayah terdampak.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, bantuan disalurkan ke Desa Sumberagung sebanyak 15.000 liter, Desa Sitiarjo 20.000 liter, serta Puskesmas Sitiarjo 5.000 liter.

Sementara itu, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung menerima 15.300 liter. Di Kecamatan Kalipare, bantuan disalurkan ke Desa Kalirejo sebanyak 4.000 liter, Desa Sumberpetung 15.000 liter, dan Desa Arjosari 5.000 liter. Adapun Desa Pagak di Kecamatan Pagak menerima 5.000 liter air bersih.

“Total bantuan air yang dikirimkan itu menggunakan lima armada dan dilakukan sebanyak 18 rit (ritase),” ucapnya.

Secara keseluruhan, kekeringan di Kabupaten Malang berdampak terhadap 19.013 jiwa atau 5.967 kepala keluarga yang tersebar di 15 desa pada tujuh kecamatan. Selain Sumberagung dan Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, wilayah terdampak mencakup Desa Kedungbanteng di kecamatan yang sama.

Wilayah lainnya meliputi Desa Tumpakrejo dan Desa Sidodadi di Kecamatan Gedangan; Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung; Desa Sumberoto dan Desa Tulungrejo di Kecamatan Donomulyo; Desa Kalirejo, Desa Putukrejo, Desa Sumberpetung, dan Desa Arjosari di Kecamatan Kalipare; Desa Sumberejo dan Desa Pagak di Kecamatan Pagak; serta Desa Bandungrejo di Kecamatan Bantur.

Besarnya jumlah warga terdampak menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah desa dan petugas penanggulangan bencana dalam menyampaikan laporan kebutuhan air. Data dari lapangan menjadi dasar penyaluran agar bantuan dapat diarahkan ke lokasi yang memerlukan.

“Total distribusi air bersih sebanyak 5.084.100 liter yang terhitung sejak 8 Agustus sampai dengan 18 Oktober 2026,” katanya.

Penyaluran bantuan diharapkan terus menjangkau masyarakat desa yang mengalami kekurangan air selama musim kemarau. Pemantauan kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah desa menjadi bagian penting untuk memastikan distribusi bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Lima Calon Kades Cibogo Resmi Kantongi Nomor Urut Pilkades 2026

PDF 📄SUBANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, memasuki tahapan penetapan …

Karang Taruna Rembang Tanam 1.500 Pohon, Desa Jadi Sasaran Gerakan

PDF 📄REMBANG – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Rembang menyiapkan penanaman 1.500 pohon di kawasan pesisir …

334 Perangkat Desa Kosong Hampir 3 Tahun, DPRD Batang Soroti Pelayanan Warga

PDF 📄BATANG – Pengisian 334 formasi perangkat desa yang kosong di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *