GUNUNGSITOLI – Pemerintah desa dan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) didorong memperkuat koordinasi lintas sektor setelah Posyandu diperluas menjadi wadah integrasi pelayanan dasar yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penguatan peran tersebut disosialisasikan dalam kunjungan Ketua Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kota Gunungsitoli, Veny Sowa’a Laoli, ke Posyandu Desa Awa’ai, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat melalui koordinasi antara pengurus TP Posyandu, kader, pemerintah desa, dan perangkat daerah terkait. Sosialisasi juga bertujuan memperkuat pemahaman mengenai cakupan pelayanan Posyandu yang kini tidak terbatas pada bidang kesehatan.
Enam bidang pelayanan dalam SPM tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Perluasan cakupan ini menempatkan Posyandu sebagai salah satu wadah pelayanan terpadu di tingkat desa. Karena itu, pelaksanaannya membutuhkan pemahaman yang sama di antara para pengelola dan dukungan lintas sektor agar pelayanan dapat berjalan terkoordinasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Veny menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai perubahan peran Posyandu. Pengurus dan kader diharapkan memahami cakupan enam bidang pelayanan sehingga pelaksanaan program tidak hanya bertumpu pada pelayanan kesehatan.
Kegiatan di Desa Awa’ai itu turut dihadiri Penjabat (Pj.) Kepala Desa (Kades) Awa’ai Yosafat Johnyus Harefa serta Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tolamaera Anita Setiawati Gea, bersama pengurus dan kader Posyandu.
Keterlibatan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pelayanan terpadu. Koordinasi dengan pengurus Posyandu dan perangkat daerah diperlukan agar kebutuhan pelayanan masyarakat dapat ditangani sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.
Penguatan Posyandu juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah kota mendorong kolaborasi berkelanjutan untuk mendukung arah pembangunan Gunungsitoli 2025–2029 serta mewujudkan semangat Gunungsitoli Hebat, sebagaimana diberitakan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Jumat, (16/10/2026).
Melalui sosialisasi dan penguatan koordinasi tersebut, Posyandu diharapkan semakin berperan dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat desa. Keberlanjutan pelaksanaannya bergantung pada sinergi pengurus, kader, pemerintah desa, dan perangkat daerah agar integrasi enam bidang pelayanan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara