BOGOR – Tingkat kehadiran warga yang mencapai 99 persen mewarnai pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026). Tingginya partisipasi tersebut menjadi sorotan dalam proses penentuan wakil masyarakat yang akan menampung aspirasi dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa.
Pemilihan yang diselenggarakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungsari itu berlangsung serentak di empat dusun. Setiap dusun memiliki kuota 40 suara untuk menentukan calon yang mewakili wilayah masing-masing.
Hasil pemilihan menetapkan Rizqi sebagai wakil Dusun II dengan perolehan 25 suara. Dari Dusun III, Amuy memperoleh 28 suara, sedangkan Yadi meraih 28 suara untuk mewakili Dusun IV.
Mekanisme berbeda diterapkan di Dusun I karena hanya terdapat satu calon, yakni Sumantri. Dengan kondisi tersebut, pemungutan suara di dusun itu tidak dilaksanakan.
Selain keterwakilan wilayah, unsur perempuan juga mendapat tempat dalam keanggotaan BPD Tanjungsari. Nenok Kusmiati ditetapkan sebagai perwakilan perempuan di lembaga tersebut.
Sekretaris Desa (Sekdes) Tanjungsari, Dedi Riswan, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses pemilihan. Sebagaimana diberitakan Viva Bogor, Kamis (15/10/2026), ia menyebut tingkat kehadiran warga mencapai 99 persen.
“Alhamdulillah, proses tahapan berjalan lancar. Antusiasme warga terhadap pemilihan BPD sangat tinggi, dengan tingkat kehadiran mencapai 99 persen,” ujar Dedi Riswan.
Menurut Dedi, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan anggota BPD yang akan menjalankan fungsi perwakilan warga. Ia berharap para anggota terpilih dapat membawa aspirasi masyarakat ke dalam proses pengambilan kebijakan desa.
“Harapannya, anggota BPD yang terpilih bisa membawa Desa Tanjungsari menjadi lebih baik serta ikut mendorong pengambilan kebijakan yang tepat dan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu anggota BPD terpilih, Yadi Nurdiansyah, juga menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan masyarakat. Ia menilai kepercayaan warga harus dibalas dengan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, pemilihan berjalan lancar sesuai harapan. Insyaallah, dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami, kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk rakyat,” ungkap Yadi.
Yadi menyampaikan visi untuk mewujudkan BPD Tanjungsari yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kemajuan desa. Misinya mencakup penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat serta pelaksanaan tugas secara ikhlas dan profesional.
BPD berperan sebagai lembaga yang menampung aspirasi masyarakat sekaligus mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengan keterwakilan wilayah dan perempuan dalam keanggotaan, lembaga tersebut diharapkan mampu menjalankan fungsi perwakilan secara lebih luas serta mendukung kebijakan yang memperhatikan kepentingan warga Tanjungsari. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara