MADIUN – Penguatan koordinasi dan evaluasi program pemberdayaan keluarga menjadi agenda Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Melalui rapat koordinasi (rakor) bulanan yang berlangsung Selasa (13/10/2026), para pengurus dan kader berupaya memastikan program organisasi berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi keluarga di desa.
Rapat pleno tersebut menjadi forum untuk meninjau kegiatan yang telah dilaksanakan, membahas kendala, serta menyusun rencana kerja berikutnya. Pertemuan rutin juga dimanfaatkan untuk menyampaikan masukan, bertukar gagasan, dan menyamakan pemahaman di antara pengurus dan kader.
Ketua TP PKK Desa Rejosari, Ninik Wahyuni, menegaskan bahwa pertemuan bulanan diperlukan untuk menjaga komunikasi dan kekompakan organisasi sekaligus memastikan program yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
“Rakor rutin setiap bulan ini sangat penting untuk menjaga komunikasi dan kekompakan seluruh pengurus serta kader PKK. Melalui pertemuan ini, kita bisa mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan, membahas kendala yang dihadapi sekaligus merencanakan program berikutnya agar berjalan lebih baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Ninik, keberhasilan gerakan PKK tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan yang terselenggara. Kesungguhan, kebersamaan, dan konsistensi kader dalam menjalankan program di tengah masyarakat juga menjadi faktor penting.
Karena itu, pengurus dan kader diharapkan meningkatkan semangat pengabdian, menjaga koordinasi, serta terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Evaluasi berkala diharapkan membantu organisasi mengidentifikasi kendala dan menentukan langkah perbaikan.
Rakor tersebut sekaligus memperkuat peran TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong kesejahteraan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun masyarakat yang sehat dan mandiri, sebagaimana diberitakan TribunChannel, Selasa (13/10/2026).
Ninik berharap seluruh pengurus dan kader TP PKK Desa Rejosari dapat menjaga kekompakan dalam koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, aktivitas organisasi tidak hanya berjalan sebagai agenda rutin, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.
“Dengan rutinitas koordinasi yang terarah, PKK diharapkan tidak hanya aktif dalam agenda organisasi, tetapi juga semakin dirasakan manfaatnya oleh keluarga dan masyarakat luas,”harapnya.
Melalui koordinasi yang berkesinambungan, TP PKK Desa Rejosari diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program pemberdayaan keluarga dan memperkuat kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat desa. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara