Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah di Desa Sukaluyu

Pergerakan tanah setelah hujan deras merusak sembilan rumah warga dan tembok penahan tanah pada jalan desa di Sukaluyu, Bogor, sehingga penanganan segera diperlukan untuk mencegah kerusakan bertambah.

JAWA BARAT – Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor (Bogor), menghadapi dampak pergerakan tanah setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu, 26 September 2026. Sebanyak sembilan rumah warga di dua kampung mengalami kerusakan, sementara jalan desa turut terdampak akibat longsornya tembok penahan tanah (TPT).

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Legok Jambu dan Kampung Cepak Tangkil. Kerusakan rumah terutama ditemukan pada bagian tembok samping dan atap, dengan retakan berukuran 2 hingga 25 sentimeter serta panjang 1 hingga 5 meter.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan hujan menjadi pemicu pergerakan tanah yang kemudian berdampak pada bangunan warga. Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan, Minggu (27/9/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Minggu, (27/09/2026).

“Hujan intensitas deras dalam waktu yang panjang pada Sabtu tanggal 26 September di sore hari menyebabkan pergerakan tanah sehingga bangunan yang ada di wilayah tersebut mengalami kerusakan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Selain rumah warga, fasilitas desa berupa jalan di Kampung Cepak Tangkil mengalami kerusakan pada bagian TPT. Tanah yang bergerak menyebabkan struktur penahan tanah tersebut longsor dengan jarak pergeseran sekitar 10 hingga 30 sentimeter.

“Kerusakan belum diperbaiki dan dikhawatirkan jika terjadi hujan kerusakan akan bertambah,” ujar dia.

Dampak pada jalan desa membuat penanganan tidak hanya diperlukan terhadap rumah warga, tetapi juga terhadap fasilitas yang digunakan di lingkungan desa. Hasil analisis tim di lapangan menyebutkan kerusakan rumah dan jalan desa membutuhkan penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait.

“Fasilitas umum yang terdampak jalan desa di Kampung Cepak Tangkil, mengalami rusak pada bagian TPT karena tanah yang bergerak,” ucap dia.

Meski kerusakan telah terjadi pada rumah dan fasilitas desa, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya penanganan lebih lanjut agar kerusakan tidak bertambah apabila hujan kembali turun.

“Untuk korban (jiwa/mengungsi) nihil,” kata dia.

Penanganan terhadap rumah warga dan jalan desa di Sukaluyu menjadi kebutuhan lanjutan setelah pergerakan tanah. Upaya tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko bertambahnya kerusakan pada bangunan dan fasilitas desa, terutama apabila hujan kembali terjadi. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Kuning Terendam Banjir, Jalan Nasional Masih Sulit Dilalui

PDF 📄Banjir yang menggenangi jalan nasional di Desa Kuning, Aceh Tenggara, masih menyisakan genangan hingga …

Potensi Wisata Desa Gunung Malang Dibidik hingga Pasar Mancanegara

PDF 📄Desa Gunung Malang memperkuat pengelolaan potensi wisata alam, budaya, pertanian, dan edukasi sekaligus mendorong …

Dari Homestay hingga Kuliner, GTR Ultra Hidupkan Ekonomi Desa

PDF 📄Ajang Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026 turut membuka aktivitas ekonomi bagi masyarakat Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *