Pemdes Swarga Bara memastikan setiap pengadaan Bankeudes 2025 mengikuti spesifikasi usulan masyarakat, bahkan siap mencari barang hingga ke luar daerah jika kebutuhan tersebut tidak tersedia di Sangatta.
ADVERTORIAL – Pemerintah Desa (Pemdes) Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memastikan pengadaan barang melalui Bantuan Keuangan Desa (Bankeudes) Tahun Anggaran 2025 tidak sekadar mengejar penyelesaian administrasi, tetapi juga menyesuaikan spesifikasi barang dengan kebutuhan yang diusulkan masyarakat melalui Rukun Tetangga (RT).
Penyesuaian tersebut menjadi salah satu faktor realisasi pengadaan barang baru mencapai sekitar 60 persen. Pemdes Swarga Bara bahkan membuka kemungkinan mencari barang hingga ke luar daerah apabila spesifikasi yang dibutuhkan tidak tersedia di Sangatta.
Sekretaris Desa (Sekdes) Swarga Bara Rulliyanti, yang mewakili Kepala Desa (Kades) Swarga Bara, mengatakan sejumlah usulan warga masih memerlukan pencocokan spesifikasi teknis sebelum barang dibeli.
“Ada beberapa yang kami masih menyamakan, maksudnya menyamakan itu kadang-kadang usulan RT itu misalnya dia maunya sound system, pengadaan sound system, tapi kan kami juga perlu tahu spesifikasi yang terbaik yang mana,” katanya, Rabu (16/09/2026).
Menurut Rulliyanti, proses tersebut dilakukan agar barang yang direalisasikan melalui Bankeudes benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak berbeda jauh dari usulan yang telah disampaikan masing-masing RT.
Apabila barang dengan spesifikasi yang dibutuhkan tidak tersedia di Sangatta, Pemdes Swarga Bara akan memperluas pencarian hingga ke luar daerah.
“Kami akan mencari di luar kota yang spesifikasi yang diinginkan itu masuk dengan yang diusulkan,” katanya.
Di sisi lain, pelaksanaan pekerjaan infrastruktur yang dibiayai melalui Bankeudes 2025 telah mencapai sekitar 80 persen. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan jalan dan drainase serta sejumlah fasilitas penunjang masyarakat, termasuk pengadaan sound system, Closed-Circuit Television (CCTV), dan lampu jalan.
“Kalau Bankeudes itu sejauh ini untuk 2025 itu saya sudah bisa mengatakan mungkin sekitar 80 persen sudah dilaksanakan semua,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Swarga Bara, Rabu (16/09/2026).
Pelaksanaan Bankeudes di Desa Swarga Bara dibagi dalam dua tim kerja yang berjalan secara paralel. Tim Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menangani pekerjaan infrastruktur, sedangkan pengadaan barang ditangani tim di bawah Kepala Urusan Umum (Kaur Umum).
“Jadi dua tim itu sama-sama jalan. Kalau infras memang sudah didahulukan duluan untuk pekerjaannya karena memang kebutuhan material dan lain sebagainya itu butuh proses,” ungkapnya.
Dengan pola pelaksanaan tersebut, Pemdes Swarga Bara menargetkan seluruh pengadaan dan pekerjaan Bankeudes 2025 dapat segera dituntaskan. Penyelesaian kegiatan diharapkan membuat fasilitas serta barang yang diusulkan masyarakat melalui RT dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat langsung bagi warga. []
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara