MOROWALI – Penyediaan lahan menjadi tantangan utama pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemerintah daerah masih berupaya mengatasi kendala tersebut di wilayah kepulauan, kawasan pertambangan, serta ibu kota kabupaten agar pembangunan gerai koperasi dapat segera direalisasikan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Diskop UMKM) Morowali, Zainuddin, mengatakan keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah menjadi hambatan terbesar, terutama karena gerai Kopdes Merah Putih dirancang menggunakan bangunan permanen yang membutuhkan lokasi strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
“Di wilayah kepulauan hampir seluruh desa mengalami kesulitan mendapatkan lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih karena bangunannya direncanakan permanen,” ujar Zainuddin, sebagaimana diberitakan Tribun Palu, Jumat (24/07/2026).
Menurutnya, persoalan serupa juga terjadi di kawasan pertambangan. Selain lahan yang terbatas, harga tanah di wilayah tersebut dinilai sangat tinggi sehingga membutuhkan anggaran besar untuk proses pengadaan.
“Kalaupun ada lahan yang bisa didapatkan, biayanya sangat besar,” katanya.
Zainuddin menambahkan, kendala penyediaan lahan juga masih ditemukan di sejumlah desa dan kelurahan yang berada di kawasan ibu kota Morowali. Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan gerai koperasi dibangun di pusat aktivitas masyarakat agar pelayanan kepada warga dapat berlangsung lebih efektif dan mudah diakses.
Ia menegaskan proses penyiapan lahan di tiga kawasan tersebut masih terus dilakukan sebagai bagian dari percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih di Morowali.
“Itulah tiga wilayah di Morowali sampai hari ini masih memiliki kendala dalam penyiapan lahan,” pungkasnya.
Pemerintah berharap persoalan penyediaan lahan dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan gerai Kopdes Merah Putih mampu mendukung pelayanan koperasi sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa di Morowali. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara