Penguatan SDM Desa Jadi Prioritas, 434 Kepala Desa Ikuti KDMK

JAKARTA – Sebanyak 434 kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II yang diselenggarakan Universitas Indonesia (UI) sebagai upaya memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada konsep Smart Village.

Program hasil kolaborasi UI dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut berlangsung pada 13–16 Juli 2026. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI dengan fokus meningkatkan kompetensi manajerial, kepemimpinan, serta tata kelola pemerintahan desa.

Pembukaan kegiatan di Balai Purnomo Prawiro UI dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama jajaran Kemendagri dan pimpinan UI.

Data Kemendagri menunjukkan sekitar 61 persen kepala desa di Indonesia merupakan lulusan sekolah menengah atas. Kondisi tersebut dinilai menjadi alasan penting untuk menyamakan standar kompetensi aparatur desa agar mampu mengelola pemerintahan dan pembangunan secara lebih profesional.

Melalui program ini, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai penerapan inovasi, teknologi, dan tata kelola modern guna meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat desa melalui konsep Smart Village.

Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif UI yang dinilai berperan strategis dalam memperkuat pembangunan desa sekaligus mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Kemendagri memilih bekerja sama dengan UI karena memiliki kualitas akademik yang sangat baik. Melalui materi kepemimpinan, manajemen, dan inovasi yang diberikan, kami berharap kemampuan kepala desa semakin meningkat sehingga pengelolaan anggaran pembangunan dapat dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya sebagaimana diberitakan Radar Depok, Selasa (21/07/2026).

Sementara itu, Wakil Rektor UI Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa, dan Alumni Hamdi Muluk mengatakan desa merupakan fondasi utama pembangunan Indonesia. Menurutnya, konsep Smart Village hanya dapat diwujudkan apabila ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi dipadukan dengan pengalaman serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat desa sehingga pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

PAMA Targetkan Penurunan Stunting 10 Persen Lewat Pemberdayaan Posyandu

PDF 📄JAKARTA – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di wilayah binaannya …

Krisis Air Bersih Bertambah, Karawang Catat 2.585 KK Terdampak

PDF 📄KARAWANG – Krisis air bersih akibat musim kemarau semakin meluas di Kabupaten Karawang (Karawang), …

Puskesmas Nguter Perkuat Deteksi Dini TB dan Pertahankan Capaian Stunting

PDF 📄SUKOHARJO – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nguter akan melakukan pelacakan (tracing) kasus tuberkulosis (tuberculosis/TB) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *