Bukit Doa Warembungan Minahasa, Surga Menikmati Senja dan Berfoto

MINAHASA – Destinasi wisata Bukit Doa Warembungan di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, terus menjadi magnet wisatawan berkat panorama Kota Manado, hamparan laut, dan perbukitan yang dapat dinikmati dari satu lokasi. Selain menawarkan pemandangan alam, kawasan ini juga menjadi lokasi favorit untuk bersantai, menikmati sunset, hingga sesi foto prewedding.

Bukit Doa Warembungan berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Manado atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30–40 menit menggunakan kendaraan bermotor, tergantung kondisi lalu lintas. Destinasi ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 Wita dengan tiket masuk Rp25 ribu per orang yang dapat ditukarkan dengan satu botol air mineral di area kafe.

Setibanya di kawasan wisata, pengunjung disambut panorama Kota Manado, laut, serta taman bunga yang menghiasi area perbukitan. Di salah satu sudut kawasan berdiri bangunan bergaya kapel dengan salib berukuran besar yang menjadi ikon Bukit Doa Warembungan dan dapat terlihat dari sejumlah titik di Kota Manado.

Fasilitas lain yang tersedia berupa kafe berkonsep modern dengan dominasi dinding kaca sehingga pengunjung tetap dapat menikmati panorama dari dalam ruangan. Area luar juga dilengkapi kursi outdoor yang menjadi tempat favorit menikmati udara sejuk dan angin pegunungan. Harga makanan dan minuman di kafe relatif terjangkau, dengan sebagian besar menu dibanderol mulai sekitar Rp25 ribu, termasuk aneka minuman, mi, dan nasi goreng.

Menjelang matahari terbenam, kawasan wisata ini menjadi semakin ramai. Langit senja yang berpadu dengan panorama alam menjadikan Bukit Doa Warembungan sebagai salah satu lokasi favorit untuk mengabadikan foto maupun video, termasuk pemotretan prewedding. Pantauan di lokasi pada Minggu (19/7/2026) menunjukkan sedikitnya tiga pasangan melakukan sesi foto di berbagai sudut kawasan wisata.

Salah seorang pengunjung, Maria Luntungan, mengatakan suasana di Bukit Doa Warembungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. “Pemandangannya keren. Tempatnya bersih, udaranya sejuk, dan sangat cocok untuk bersantai. Menjelang sunset suasananya semakin cantik, jadi tidak heran banyak orang datang untuk berfoto,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi, sebagaimana diberitakan Tribun Manado, Senin (20/07/2026). []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

PAMA Targetkan Penurunan Stunting 10 Persen Lewat Pemberdayaan Posyandu

PDF 📄JAKARTA – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di wilayah binaannya …

Krisis Air Bersih Bertambah, Karawang Catat 2.585 KK Terdampak

PDF 📄KARAWANG – Krisis air bersih akibat musim kemarau semakin meluas di Kabupaten Karawang (Karawang), …

Puskesmas Nguter Perkuat Deteksi Dini TB dan Pertahankan Capaian Stunting

PDF 📄SUKOHARJO – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nguter akan melakukan pelacakan (tracing) kasus tuberkulosis (tuberculosis/TB) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *