Infrastruktur Rusak di Fajar Baru Ganggu Mobilitas Warga Setiap Hari

LAMPUNG SELATAN – Kerusakan Jalan R.A. Basyid di Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mengganggu aktivitas warga karena kondisi jalan dipenuhi lubang besar dan permukaan aspal yang rusak. Jalur penghubung antara Lamsel dan Kota Bandar Lampung itu membuat pengendara, termasuk kendaraan berat, harus lebih berhati-hati saat melintas.

Kerusakan jalan tersebut terjadi di sejumlah titik sepanjang ruas R.A. Basyid. Berdasarkan pantauan Lampung Geh, lapisan aspal yang mengelupas menyebabkan permukaan jalan tidak rata sehingga pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan dan menghindari bagian jalan yang berlubang.

Kondisi itu tidak hanya berdampak pada kenyamanan perjalanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat melakukan manuver untuk mencari jalur yang lebih aman, sementara truk harus melaju dengan kecepatan rendah agar tidak terperosok.

Salah seorang warga Desa Fajar Baru, Andi, mengatakan kerusakan Jalan R.A. Basyid telah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.

“Jalan ini sudah lama rusak. Banyak lubang besar, jadi sering bikin macet dan membahayakan pengendara,” ujarnya, sebagaimana dilansir Lampung Geh, Senin, (20/07/2026).

Menurut Andi, jalan tersebut menjadi jalur penting bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas harian, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengangkut barang. Ia menyebut kerusakan jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang berusaha menghindari lubang.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) segera melakukan penanganan secara menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara. Perbaikan permanen dinilai diperlukan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali berjalan aman dan lancar.

Jalan R.A. Basyid memiliki peran strategis karena menjadi penghubung antarwilayah. Penanganan infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas warga sekaligus memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Jati Agung. []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Mahasiswa Turun ke Desa, Perkuat Kesadaran Warga Cegah Stunting

PDF đź“„TIMOR TENGAH SELATAN – Sebanyak 84 ibu rumah tangga yang terdiri atas ibu hamil …

Pemdes Winong Bahas Program Prioritas Desa untuk Dua Tahun Mendatang

PDF đź“„GROBOGAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Winong, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan …

Desa Toribulu Selatan Siapkan Langkah Nyata Atasi Stunting pada 2027

PDF đź“„PARIGI MOUTONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Toribulu Selatan menggelar Musyawarah Rembuk Stunting Tematik sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *