LUWU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu mendorong penguatan budaya literasi hingga tingkat desa melalui pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba literasi daerah, termasuk kategori Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik. Penyerahan hadiah berlangsung di depan Kantor Bupati Luwu pada Selasa (7/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Luwu.
Wakil Bupati (Wabup) Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyerahkan hadiah kepada para pemenang dan menegaskan bahwa seluruh juara ditetapkan berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang objektif dan profesional. “Seluruh pemenang merupakan hasil keputusan dewan juri yang dilakukan secara objektif tanpa intervensi. Kami berharap para juara tidak cepat berpuas diri, tetapi terus mengembangkan kemampuan dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya untuk meningkatkan budaya literasi,” ujar Muh. Dhevy Bijak Pawindu, sebagaimana diberitakan RRI, Kamis (09/07/2026).
Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Satreo mengatakan penyelenggaraan lomba diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi masyarakat. “Kami berharap seluruh peserta terus meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berliterasi sehingga dapat melahirkan generasi yang gemar membaca, berprestasi, dan mampu bersaing di masa depan,” katanya.
Lomba literasi tersebut mencakup tiga kategori, yakni Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Lomba Resensi Buku tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, serta Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik.
Pada kategori Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik, Perpustakaan Desa Sampono, Kecamatan Larompong Selatan, berhasil meraih juara pertama. Sementara itu, SDN 65 Bua menjadi juara Lomba Bertutur tingkat SD/MI, SMPN 2 Bua memenangkan Lomba Resensi Buku tingkat SMP, dan SMAN 4 Luwu menjadi juara Lomba Resensi Buku tingkat SMA.
Sebelum prosesi penyerahan hadiah, Wabup Luwu juga mengunjungi stan Luwu Expo dan mengajak masyarakat meramaikan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.
Pemkab Luwu berharap kegiatan literasi tersebut mampu memperkuat budaya membaca, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong berkembangnya perpustakaan desa sebagai pusat pembelajaran masyarakat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara