Sentra Gerabah Kosambi Dipertahankan Demi Ekonomi Desa

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong pelestarian sentra gerabah di Kampung Kosambi, Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, sebagai upaya menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui industri kreatif berbasis desa.

Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengimbau masyarakat agar tidak menjual lahan di sekitar kawasan sentra gerabah kepada pihak luar. Menurutnya, kawasan tersebut harus tetap dipertahankan karena menjadi sumber bahan baku utama bagi para pengrajin gerabah di wilayah tersebut.

Najib menegaskan masyarakat sebaiknya menjual produk gerabah yang memiliki nilai tambah, bukan tanah atau bahan baku yang menjadi penopang keberlangsungan usaha para pengrajin.

Selain menjaga ketersediaan bahan baku, Pemkab Serang juga mendorong perlindungan hukum terhadap produk gerabah melalui hak paten maupun kekayaan intelektual agar tidak diklaim oleh daerah lain.

”Pemerintah Kabupaten Serang ingin gerabah menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu dikenal hingga tingkat nasional, bahkan mancanegara. Dengan demikian, Kabupaten Serang dapat dikenal sebagai salah satu sentra penghasil gerabah terbaik di Indonesia,” ujarnya, sebagaimana dilansir Bantenstory, Rabu (01/07/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengapresiasi konsistensi para pengrajin di Kampung Kosambi yang terus memproduksi serta memasarkan gerabah sebagai produk unggulan daerah.

”Karena aktivitas para pengrajin telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat,” katanya.

Di sisi lain, Camat Ciruas Yuli Saputra mengajak para pengrajin terus menghadirkan inovasi dalam desain dan model gerabah agar semakin diminati masyarakat serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Salah seorang pengrajin gerabah, Aspuri, berharap Pemkab Serang dapat membantu penyediaan akses terhadap bahan baku tanah liat berkualitas serta memberikan dukungan permodalan tanpa agunan bagi para pelaku usaha.

”Ketersediaan bahan baku yang baik dan dukungan modal akan sangat membantu meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperluas kapasitas produksi gerabah Kampung Kosambi sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sentra gerabah Kampung Kosambi diharapkan terus berkembang sebagai ikon industri kreatif Kabupaten Serang, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Ngembal Jadi Ruang Belajar, Mahasiswa UNESA Jalankan Beragam Program

PDF 📄Selama sebulan berada di Desa Ngembal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri …

Permainan Tradisional Warnai Aktivitas Anak Desa Kagokan

PDF 📄Anak-anak Desa Kagokan dikenalkan kembali dengan egrang dan bakiak sebagai pilihan kegiatan yang mendorong …

Warga Desa Gamlamo Masih Menunggu Tuntasnya Perbaikan Rumah

PDF 📄Sebanyak 16 rumah warga Desa Gamlamo mengalami kerusakan parah akibat banjir, tetapi pemulihan belum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *