DOMPU – Sebanyak sembilan desa di Kabupaten Dompu (Dompu), Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil lolos verifikasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor perikanan dan kelautan melalui pembagian fungsi antara kampung nelayan pusat distribusi dan wilayah penyangga.
Keberhasilan sembilan desa tersebut membuka peluang pengembangan infrastruktur serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir berbasis perikanan tangkap dan budidaya. Setiap lokasi yang ditetapkan akan memiliki peran berbeda sehingga pelaksanaannya tidak saling tumpang tindih dengan program lain yang telah berjalan.
Adapun desa yang lolos verifikasi KNMP 2026 meliputi Desa Hu’u di Kecamatan Huu, Desa Jambu di Kecamatan Pajo, Desa Soro dan Desa Tolokalo di Kecamatan Kempo, Desa Pekat dan Desa Nangamiro di Kecamatan Pekat, Desa Kramat dan Desa Malaju di Kecamatan Kilo, serta Desa Kwangko di Kecamatan Manggelewa.
Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Dompu, Amiruddin, menjelaskan bahwa KNMP tahun 2026 dibagi menjadi dua kategori, yakni KNMP Hub sebagai pusat distribusi utama dan pengolahan hasil perikanan dengan kapasitas besar serta dukungan rantai dingin yang lengkap, dan KNMP Penghubung yang berfungsi sebagai wilayah pengumpul hasil tangkapan nelayan dengan kapasitas lebih kecil.
Menurut Amiruddin, Desa Hu’u ditetapkan sebagai lokasi KNMP Penghubung sehingga tidak seluruh fasilitas akan dibangun di wilayah tersebut. Program yang dijalankan akan terhubung dengan KNMP Desa Jala yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
“Tidak ada bangunan dermaga yang diusulkan dalam program KNMP,” ungkap Amiruddin, sebagaimana diberitakan Suara Ntb, Senin (22/06/2026).
Ia menjelaskan, tidak dimasukkannya pembangunan dermaga nelayan dalam usulan KNMP Desa Hu’u dilakukan untuk menghindari tumpang tindih dengan rencana pembangunan dermaga nelayan oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Dusun Finis, Desa Hu’u.
Pemerintah daerah berharap penetapan sembilan lokasi KNMP tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sehingga program penguatan kawasan nelayan dapat direalisasikan pada tahun ini. Fokus pengembangan akan diarahkan pada potensi perikanan tangkap dan budidaya yang menjadi sektor unggulan di masing-masing desa.
Dengan masuknya sembilan desa dalam program KNMP, masyarakat pesisir di Dompu diharapkan memperoleh dukungan sarana dan sistem distribusi yang mampu meningkatkan produktivitas serta nilai ekonomi hasil perikanan secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara