GROBOGAN – Kebakaran yang melanda kandang sapi milik warga di Dusun Kaluwan, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, mengakibatkan dua ekor sapi terluka dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2026) siang saat pemilik kandang hendak memberi pakan ternaknya.
Kebakaran menimpa kandang milik Agus Cahyono yang berada di belakang rumahnya. Api pertama kali diketahui sekitar pukul 11.15 WIB ketika korban melihat kepulan asap disertai percikan api dari dalam kandang. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan mengancam menghanguskan seluruh bangunan.
Korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Sejumlah warga bersama istrinya, Susmulyati, berupaya memadamkan api menggunakan peralatan sederhana dan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak berhasil menghentikan laju kebakaran.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Toroh Joko Ismanto mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik kandang saat hendak memberi makan ternak.
“Peristiwa kebakaran terjadi saat korban hendak memberi makan ternak sapi miliknya. Korban melihat kepulan asap disertai percikan api dari kandang, kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” ujar Joko Ismanto, sebagaimana diwartakan Suara Baru, Minggu, (21/06/2026).
Mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan hingga api berhasil dikendalikan. Berkat penanganan cepat, kobaran api tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Warga bersama sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api tidak dapat segera dikendalikan hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api,” kata Joko Ismanto.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua ekor sapi mengalami luka akibat paparan panas dan kobaran api. Selain itu, bangunan kandang yang sebagian besar berbahan kayu jati mengalami kerusakan cukup parah.
“Akibat kejadian tersebut, dua ekor sapi mengalami luka-luka karena terdampak kebakaran. Bangunan kandang yang sebagian terbuat dari kayu jati juga mengalami kerusakan cukup parah,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan sumber api diduga berasal dari bediang yang digunakan di area kandang. Aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Dugaan sementara, sumber kebakaran berasal dari bediyang yang berada di kandang sapi. Kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp40 juta,” pungkas Joko Ismanto.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para peternak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber panas di sekitar kandang guna mencegah kebakaran serupa yang dapat mengancam keselamatan ternak maupun aset milik warga. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara