GORONTALO – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo (Kabgor), hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan akibat keterbatasan lahan yang menjadi kendala utama pembangunan gerai koperasi di sejumlah desa.
Persoalan tersebut dialami delapan desa di Tilango yang berada di kawasan pesisir Danau Limboto. Meski kepengurusan dan legalitas koperasi telah rampung sejak 2025, sebagian besar desa belum dapat melanjutkan tahap pembangunan karena belum memiliki lokasi yang memadai untuk mendirikan gerai KDMP.
Camat Tilango, Ronal Ismail, mengatakan pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi atas hambatan tersebut agar program pemberdayaan ekonomi desa dapat segera berjalan.
“Kami terus berupaya, sambil berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah guna mencarikan solusi dan jalan keluar atas kendala yang kami hadapi saat ini,” ujar Ronal sebagaimana diberitakan Beritaa1, Sabtu (23/05/2026).
Menurutnya, hingga saat ini baru dua desa yang telah memiliki kesiapan lahan untuk pembangunan KDMP, yakni Desa Tenggela dan Desa Lauwonu. Sementara desa-desa lainnya masih berupaya mencari alternatif lokasi, termasuk memanfaatkan aset yang dimiliki pemerintah desa.
Salah satu desa yang masih menghadapi kendala tersebut adalah Desa Ilotidea. Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Ilotidea, Roberto Bobihoe, mengungkapkan pihaknya sedang berusaha memperoleh lahan melalui pemanfaatan aset desa yang berada di wilayah lain.
“Kami punya tanah bengkok di desa sebelah. Saat ini kami coba lakukan upaya untuk dijual, dengan harapan hasil penjualan akan kami gunakan membeli lahan di desa kami. Namun hingga saat ini tanah itu belum juga ada peminat,” jelas Roberto.
Kondisi tersebut menggambarkan bahwa keterbatasan lahan menjadi tantangan mendasar dalam percepatan pembangunan KDMP di Tilango. Di tengah upaya pemerintah menjadikan koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, sejumlah desa masih harus menyelesaikan persoalan aset dan tingginya harga lahan di wilayah yang padat penduduk.
Dengan tersedianya lahan pembangunan, program KDMP diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat aktivitas ekonomi desa, meningkatkan pelayanan koperasi, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di Tilango. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara