TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mendorong penguatan desa percontohan sebagai penggerak utama pembangunan wilayah melalui kegiatan supervisi Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang melibatkan seluruh kecamatan. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kader PKK dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.
Kegiatan supervisi desa percontohan tersebut digelar di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Tarutung, Rabu (20/5/2026). Acara dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Taput Henry Sitompul, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Taput Neny Angelina Hutabarat, para camat dari 15 kecamatan, serta pengurus TP PKK kabupaten dan desa.
Program tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, mengevaluasi perkembangan desa percontohan, serta menyelaraskan program kerja PKK dengan perangkat daerah terkait agar pembangunan desa berjalan lebih efektif.
Dalam sambutan Bupati Taput yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PKK, termasuk pengembangan desa percontohan di setiap kecamatan.
“Saya instruksikan perangkat teknis agar berperan aktif dan menyinergikan kegiatan untuk mendukung program PKK, termasuk desa percontohan,” ujar Bupati Taput sebagaimana diwartakan Posmetro Medan, Kamis, (21/05/2026).
Menurutnya, budaya gotong royong menjadi faktor penting dalam mewujudkan keberhasilan desa percontohan sebagai motor pembangunan daerah.
“Dengan bergotong royong, saya optimistis desa percontohan dapat menjadi lokomotif,” ungkapnya.
Pemkab Taput juga menilai PKK sebagai mitra strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah, terutama pada sektor pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Taput Neny Angelina Hutabarat menekankan pentingnya kolaborasi seluruh kader PKK dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Saya berharap kita seluruhnya sesuai tugas dan fungsi masing-masing bersatu hati memajukan Tapanuli Utara. Mari memberikan yang terbaik serta menjalin komunikasi yang harmonis sehingga memberikan dampak terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, desa percontohan harus mampu menjadi rujukan bagi desa lain dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
“Ini menjadi role model bagi desa lainnya, memberikan masukan bagi desa yang belum menjadi desa percontohan. Saya berharap kehadiran PKK memberikan dampak baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Neny mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan prestasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mendorong pembangunan desa yang lebih maju.
“Seluruh kader PKK Tapanuli Utara harus menunjukkan prestasi yang terbaik. Kita siap bersinergi bersama pemerintah,” tegasnya mengakhiri.
Melalui pembinaan dan supervisi yang berkelanjutan, desa percontohan diharapkan mampu menjadi pusat inovasi pemberdayaan masyarakat sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan warga di seluruh wilayah Taput. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara