PURBALINGGA – Pembangunan akses jalan yang menghubungkan jembatan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga (Purbalingga), mulai menghadirkan harapan baru bagi warga. Infrastruktur yang dikerjakan secara gotong royong itu diharapkan mampu memperlancar aktivitas pertanian, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat desa.
Program yang dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0702/Purbalingga tersebut mempertemukan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan masyarakat dalam satu kerja bersama untuk mempercepat pembangunan desa. Fokus pekerjaan saat ini berada pada pembangunan rabat jalan yang terhubung langsung dengan jembatan desa sebagai jalur vital warga.
Di lokasi pembangunan, warga dan personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD terlihat berbagi peran. Sebagian mengangkut material, sementara lainnya meratakan campuran semen guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai target.
Bintara Pembina Teritorial (Bati Ter) Kodim 0702/Purbalingga Herman Susanto mengatakan pembangunan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar membangun infrastruktur.
“TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan. Disini kita bisa melihat bagaimana TNI, POLRI, dan masyarakat bekerja bersama tanpa mengenal lelah demi mewujudkan akses yang lebih baik untuk warga Desa Krangean,” ujarnya di sela-sela kegiatan, Rabu (20/5/2026), sebagaimana diwartakan Mjnews, Kamis (21/05/2026).
Menurut Herman, jalan yang sedang dibangun akan menjadi akses penting bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala mobilitas, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan sebelumnya kerap menghambat aktivitas harian warga dan distribusi hasil pertanian.
Karena itu, pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan dapat meningkatkan konektivitas desa sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
“Harapan kami, setelah jalan ini selesai, mobilitas warga menjadi lebih lancar, kegiatan ekonomi meningkat dan masyarakat semakin merasakan manfaat nyata dari program TMMD,” katanya.
Dukungan warga terhadap program tersebut juga terlihat tinggi. Mereka secara sukarela ikut membantu proses pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan desa.
“Kalau jalan bagus, warga senang. Anak-anak sekolah lebih mudah, petani juga lebih lancar membawa hasil panen. Saya ikut kerja karena ingin desa ini maju,” tutur Maryo, warga Desa Krangean.
Suasana kebersamaan selama pelaksanaan TMMD turut memperkuat semangat gotong royong masyarakat. Warga menyediakan makanan dan minuman sederhana bagi para pekerja, sementara Satgas TMMD terus melanjutkan pekerjaan hingga sore hari demi menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
Keberhasilan pembangunan akses jalan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan desa serta menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan warga. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara