SUMBAWA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat layanan air minum bagi 29 desa di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui rehabilitasi dan optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pungka yang menjadi bagian dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat. Program ini ditujukan untuk memperluas akses air bersih sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Penguatan layanan tersebut akan menjangkau wilayah Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kecamatan Unter Iwes, Kecamatan Moyo Utara, dan Kecamatan Moyo Hilir. Selain meningkatkan ketersediaan air minum yang aman dan berkelanjutan, proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batulanteh yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pasokan air.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara bijak untuk menjamin keberlanjutan pasokan bagi generasi mendatang.
“Air adalah sumber daya yang terbatas, kita harus menggunakannya secara efisien agar tetap tersedia bagi generasi mendatang. Jangan sampai nanti anak cucu kita kesulitan air karena kita boros hari ini,” kata Dody, sebagaimana diberitakan Bisnis Corner, Kamis (21/05/2026).
Optimalisasi SPAM Semongkat mencakup rehabilitasi dan peningkatan kapasitas IPA Pungka menjadi 150 liter per detik, perbaikan reservoir dan jaringan perpipaan internal, pembangunan fasilitas pendukung instalasi, peningkatan sistem mekanikal dan elektrikal, revitalisasi jaringan distribusi utama (JDU), serta pembangunan sejumlah struktur perlintasan pipa.
Sistem ini memanfaatkan sumber air baku dari Sungai Semongkat dengan kapasitas 165 liter per detik. Air dialirkan melalui jaringan transmisi gravitasi menuju IPA Pungka untuk diolah hingga memenuhi standar air minum sebelum didistribusikan ke masyarakat.
Setelah proses pengolahan, air bersih akan ditampung di tiga unit reservoir distribusi berkapasitas 500 meter kubik untuk dua unit dan 600 meter kubik untuk satu unit lainnya. Selanjutnya, air disalurkan melalui jaringan distribusi utama hingga ke Sambungan Rumah (SR) yang saat ini telah melayani 12.510 pelanggan.
Kementerian PU menilai proyek tersebut penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber air yang belum memenuhi standar kelayakan. Selain itu, pengembangan SPAM Semongkat juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-6 tentang air bersih dan sanitasi.
Melalui optimalisasi IPA Pungka, pemerintah berharap distribusi air minum menjadi lebih andal, tekanan air lebih stabil, serta cakupan layanan dapat terus diperluas seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat di Pulau Sumbawa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara