INDRAMAYU – Pendampingan sektor pertanian di Desa Sliyeg menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Aparat kewilayahan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Sliyeg turun langsung ke area persawahan Blok Tempel, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis (21/5/2026), untuk mendampingi petani sekaligus memantau kondisi lahan pertanian.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB itu dipimpin Babinsa Desa Sliyeg, Edi Chaerudin. Dalam pendampingan tersebut, Babinsa berinteraksi langsung dengan petani guna memantau perkembangan tanaman, sistem pengairan, serta kondisi musim tanam yang sedang berlangsung.
Kehadiran aparat di tengah areal persawahan bertujuan memberikan dukungan kepada petani agar mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Seorang petani setempat, Najidi, turut mengikuti diskusi bersama Babinsa terkait berbagai kondisi pertanian di kawasan Blok Tempel. Petani berharap pendampingan semacam itu dapat dilakukan secara berkelanjutan agar sektor pertanian di wilayah Sliyeg semakin berkembang dan produktif.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Sebagai salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat, Indramayu memiliki peran strategis dalam mendukung pasokan beras nasional.
Di tengah tantangan sektor pertanian, seperti perubahan cuaca, ketersediaan air, dan meningkatnya biaya produksi, pendampingan lapangan dinilai dapat membantu petani memperoleh dukungan moral sekaligus memperkuat komunikasi dengan aparat kewilayahan, sebagaimana diberitakan Kabar Indramayu, Kamis (21/05/2026).
Program pendampingan pertanian yang dijalankan aparat teritorial juga merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian desa. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Kegiatan pendampingan pertanian di area persawahan Blok Tempel, Desa Sliyeg, berakhir sekitar pukul 11.54 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara