Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Penggerak Wisata Desa

JAKARTA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai diarahkan menjadi penggerak baru sektor pariwisata berbasis desa setelah puluhan koperasi terhubung dengan jaringan desa wisata nasional. Program tersebut diyakini mampu memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan wisata berkelanjutan.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengatakan sinergi antara koperasi desa dan desa wisata akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Menurutnya, keberadaan koperasi dapat memperluas akses usaha sekaligus memperkuat pemasaran produk unggulan desa.

“Peluncuran KDKMP di Kabupaten Nganjuk menjadi langkah penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, membuka peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan UMKM daerah,” ujar Ni Luh, sebagaimana diberitakan Tangselpos, Senin (18/05/2026).

Ia menjelaskan, konsep desa wisata dan koperasi memiliki kesamaan karena sama-sama bertumpu pada partisipasi warga serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Kolaborasi itu dinilai mampu mendukung pengembangan fasilitas wisata, menjaga budaya lokal, melestarikan lingkungan, hingga menciptakan peluang kerja baru berbasis pariwisata.

Dari 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), sebanyak 30 koperasi telah terkoneksi dengan Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata.

Salah satu koperasi yang menjadi contoh pengembangan nasional berada di Desa Wisata Tamanmartani. Selain mengelola sejumlah unit usaha, koperasi di desa tersebut juga berfungsi sebagai agregator pemasaran produk UMKM dan layanan wisata masyarakat.

Koperasi turut membantu akses permodalan bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pengelola homestay, pengrajin, hingga pelaku UMKM lainnya. Pemerintah berharap pola tersebut dapat memperkuat ketahanan ekonomi desa sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Ni Luh menegaskan pengembangan desa wisata berbasis koperasi sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi dari desa dan mengurangi angka kemiskinan.

“Keberadaan KDKMP di berbagai daerah diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat mulai dari tingkat desa,” katanya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Enam Desa di Kotim Dikepung Banjir, BPBD Siaga Pantau Luapan Sungai

PDF đź“„PALANGKA RAYA – Banjir yang meluas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), …

Desa Wisata dan UMKM Diyakini Tumbuh Lewat KDKMP

PDF đź“„NGANJUK – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah …

Lembur Pakuan, Desa Wisata di Subang yang Cocok untuk Liburan Santai

PDF đź“„SUBANG – Lembur Pakuan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *