BAJAWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui kunjungan kerja Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) yang meninjau langsung program irigasi, optimasi lahan, hingga pembibitan kelapa dalam di sejumlah desa di Kabupaten Ngada, Rabu (13/5). Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan program pertanian berjalan efektif serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di daerah.
Rombongan Kementan RI diterima Bupati Ngada dan Wakil Bupati (Wabup) Ngada di Bandara Soa Bajawa sebelum melanjutkan agenda peninjauan ke beberapa lokasi pertanian. Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Irigasi Perpompaan (Irpom) Lagurea di Kecamatan Soa, lokasi Optimasi Lahan (Oplah) di Turekupe, hingga pembibitan kelapa dalam di Malapau, Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara.
Kunjungan juga dirangkaikan dengan dialog bersama petani penerima manfaat program pertanian. Dalam pertemuan itu, masyarakat menyebut bantuan irigasi yang diberikan pemerintah mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu keberlanjutan usaha tani warga.
Tenaga Ahli Kementan RI, Anny Mulyani, turut meninjau langsung kesiapan bibit kelapa dalam yang akan disalurkan kepada masyarakat. Peninjauan dilakukan mulai dari proses seleksi bibit, kapasitas produksi, hingga distribusi bibit kepada kelompok tani.
Pembahasan dalam kunjungan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas bibit agar pengembangan komoditas perkebunan di Ngada dapat berjalan optimal. Selain itu, pemerintah pusat dan daerah mendorong penguatan data pertanian desa sebagai dasar pengusulan program bantuan ke depan.
Wabup Ngada meminta pemerintah desa menyampaikan data riil kondisi pertanian secara terbuka dan akurat agar program bantuan pertanian dapat tepat sasaran.
“Desa harus memberikan data yang benar dan nyata terkait kondisi pertanian yang ada. Dengan data yang baik, usulan program dapat diproses dengan tepat. Terutama untuk program Optimasi Lahan (Oplah) yang akan segera diusulkan,” tegasnya sebagaimana diberitakan Pos Kupang, Kamis (14/05/2026).
Selain agenda pertanian, rombongan Kementan RI juga menghadiri Upacara Budaya Keka Ea Maladhawi di Desa Nginamanu Selatan. Dalam kesempatan itu, Wabup Ngada mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga tradisi budaya daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngada, kami turut bergembira dan bersyukur atas pelaksanaan upacara budaya ini. Budaya adalah identitas dan kekuatan masyarakat Ngada. Tanpa budaya, kita akan kehilangan jati diri,” ungkap Wabup Ngada.
Sementara itu, perwakilan Kementan RI menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat dan pemerintah daerah selama kunjungan berlangsung.
“Kami berterima kasih atas waktu dan sambutan yang diberikan. Bahagia bisa hadir dan bertemu langsung dengan bapak ibu masyarakat di Desa Nginamanu Selatan dan melihat secara langsung upacara Keka Ea,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan berbasis desa di Ngada. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara