BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu meluncurkan program Fun Trip Desa Wisata 2026 untuk memperluas promosi destinasi wisata desa sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada 2026. Program tersebut melibatkan pelaku industri pariwisata, komunitas wisata, hingga influencer digital dalam kegiatan promosi langsung ke sejumlah destinasi unggulan di Kota Batu.
Kegiatan yang diberangkatkan dari Panorama samping Balai Kota Among Tani pada Rabu (13/05/2026) itu menjadi salah satu strategi Disparta Kota Batu memperkuat sinergi promosi wisata berbasis desa dan ekonomi kreatif. Sejumlah lokasi wisata yang masuk dalam rute perjalanan antara lain Gunung Bokong, Paralayang, Coban Putri, hingga pusat oleh-oleh khas Kota Batu.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata daerah secara lebih luas kepada masyarakat.
“Melaksanakan kegiatan Funtrip Desa Wisata tahun 2026 ini upaya kami untuk mengenalkan lebih luas lagi tentang potensi wisata yang ada di Kota Batu,” ujarnya sebagaimana dilansir RRI, Kamis, (14/05/2026).
Menurut Onny, peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai unsur pariwisata, mulai dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), komunitas wisata, influencer, hingga pelaku usaha lainnya.
“Kami undang agar bisa menikmati tentang Kota Batu, kemudian bisa saling bersinergi, dan membantu kami mempromosikan Kota Wisata Batu,” terangnya.
Ia menambahkan, wisata oleh-oleh juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata daerah karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. Pemkot Batu menargetkan kunjungan wisatawan pada 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya melalui promosi yang lebih luas dan kolaboratif.
Program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat citra desa wisata di Kota Batu sebagai destinasi unggulan berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara