Sukabumi Genjot Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal

SUKABUMI – Pengembangan desa wisata di Kabupaten Sukabumi dinilai mampu menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi mendorong desa-desa wisata agar terus berkembang dan memberi dampak langsung bagi warga pedesaan.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Sukabumi, Bambang Widyantoro, saat menghadiri kegiatan pengukuhan dan penyerahan sertifikat desa wisata di Desa Wisata Karangpara, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Rabu (13/5/2026).

Bambang mengatakan pertumbuhan desa wisata dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), jasa wisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif berbasis desa.

“Ketika desa wisata berkembang, otomatis roda ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan penghasilan melalui UMKM, jasa wisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi di desa turut berdampak terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut dapat membantu mengurangi jumlah warga penerima bantuan sosial karena taraf ekonomi masyarakat meningkat.

“Harapannya desil ekonomi masyarakat bisa meningkat, misalnya terkoreksi ke desil 6 sampai 10. Sehingga bantuan sosial nantinya dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang memang lebih membutuhkan,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan desa wisata bukan hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan karena melibatkan partisipasi warga serta pemanfaatan potensi lokal.

“Ini bukan hanya bicara wisata, tetapi bagaimana masyarakat bisa mandiri secara ekonomi. Ketika masyarakat berdaya, kesejahteraan sosial juga akan ikut meningkat,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan desa dan kampung wisata di Kabupaten Sukabumi resmi menerima sertifikat desa wisata sebagai bagian dari program penguatan pembangunan pariwisata berbasis masyarakat. Kegiatan itu sebagaimana diberitakan Sukabumiupdate, Rabu, (13/05/2026).

Pemkab Sukabumi berharap keberadaan desa wisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan sekaligus memperluas lapangan usaha bagi masyarakat di berbagai wilayah. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ritual Adat Jadi Upaya Warga Dafala Jaga Sumber Air Bersih

PDF đź“„Kolaborasi ITS, Kementerian Transmigrasi, dan warga Desa Dafala menggabungkan revitalisasi jaringan air bersih, bantuan …

Pasar Murah Lamongan Raup Transaksi Rp66,83 Juta

PDF đź“„Pasar murah di Desa Drajat, Lamongan, mencatat transaksi Rp66,83 juta dari 354 pengunjung, dengan …

Srikandi Jaga Desa Disiapkan Perkuat Posisi Tawar Petani

PDF đź“„Srikandi Jaga Desa di bawah Abpednas didorong memperluas pendampingan hukum, memperkuat posisi tawar petani …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *