Pemuda Tolak Lapangan Bola Jadi Lokasi Koperasi, Dandim Dorong Musyawarah

ACEH UTARA Rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, memunculkan kesepakatan baru untuk mengedepankan musyawarah warga setelah muncul penolakan pemanfaatan lapangan sepak bola sebagai lokasi proyek tersebut.

Program KDKMP yang dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan membuka peluang usaha kini menjadi sorotan karena perbedaan pandangan antara kebutuhan pembangunan ekonomi dan pelestarian ruang publik olahraga di tingkat gampong.

Kepala Komando Distrik Militer (Dandim) 0103/Aceh Utara Jamal Dani Arifin menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan sepenuhnya berada di tangan masyarakat melalui mekanisme musyawarah desa, bukan keputusan sepihak.

“Kami mengapresiasi dukungan besar dari warga dan aparat desa. Terkait aspirasi pemuda yang berharap lahan lapangan bola tetap dipertahankan, kami sangat menghormati pandangan tersebut,” ujar Jamal sebagaimana diberitakan Serambi Indonesia, Minggu, (10/05/2026).

Ia menambahkan bahwa lokasi pembangunan gerai KDKMP hingga kini belum ditetapkan secara final dan belum masuk dalam pemetaan resmi, sehingga masih terbuka untuk dibahas bersama warga.

“Kami tidak akan memaksakan lokasi jika berpotensi mengganggu fasilitas publik atau memicu konflik sosial. Fokus utama adalah menjaga persatuan. Kami mendorong penyelesaian melalui musyawarah mufakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Gampong Meunasah Masjid, Ridhwan, menegaskan bahwa pemuda mendukung penuh program KDKMP sebagai upaya peningkatan ekonomi lokal, namun menolak jika pembangunan dilakukan di lapangan sepak bola karena dinilai sebagai ruang vital aktivitas olahraga dan sosial.

“Penolakan pemuda terhadap pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di lapangan sepak bola, berakar pada kekhawatiran hilangnya sarana olahraga. Warga menilai proyek ini mengalihfungsikan fasilitas umum penting dan kurangnya musyawarah terbuka, serta menekankan lapangan tersebut vital bagi aktivitas fisik dan sosial generasi muda,” ucap Ridwan.

Ia menambahkan, hasil musyawarah pemuda bersama unsur tokoh gampong menyepakati bahwa pembangunan KDKMP tetap didukung, namun harus dialihkan ke lokasi lain yang tidak mengganggu fasilitas publik.

Pada kesempatan lain, Ketua Tuha Peut Gampong Rusli AB juga menyatakan perlunya musyawarah lanjutan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk mencari titik lokasi yang disepakati bersama tanpa mengorbankan ruang olahraga.

Langkah musyawarah ini menjadi penentu arah kelanjutan program KDKMP di Gampong Meunasah Masjid, dengan harapan pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan terjaganya fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.

Di sisi lain, dinamika ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi desa dan pelestarian ruang sosial masyarakat sebagai bagian dari keberlanjutan aktivitas warga di tingkat gampong. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pemerintah Bangun Desa Nelayan Modern di Wilayah Pesisir Indonesia

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan percepatan pembangunan 1.386 Desa Nelayan Merah Putih di berbagai …

TMMD Selayar Rehab Masjid Capai 70 Persen, Kubah Mulai Terpasang

PDF đź“„SELAYAR – Program rehabilitasi masjid dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di …

Bantuan Kapal dan Infrastruktur Baru Ubah Wajah Nelayan Miangas

PDF đź“„KEPULAUAN TALAUD – Pemerintah pusat menyiapkan transformasi besar bagi Pulau Miangas dengan rencana pembangunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *