KEPULAUAN TALAUD – Pemerintah pusat menyiapkan transformasi besar bagi Pulau Miangas dengan rencana pembangunan desa nelayan modern yang dilengkapi fasilitas rantai dingin dan energi untuk mendukung aktivitas perikanan masyarakat pesisir. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekonomi wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di pulau terluar Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung rencana tersebut saat kunjungan ke Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan kapal nelayan berkapasitas 15 gross ton (GT) untuk memperkuat aktivitas melaut masyarakat setempat.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan desa nelayan modern akan melibatkan dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta penyediaan infrastruktur pendukung yang selama ini menjadi kendala utama nelayan di wilayah terluar.
“Hari ini pemerintah memberikan bantuan kapal nelayan berkapasitas 15 GT. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan desa nelayan di wilayah ini,” ujar Presiden Prabowo sebagaimana dilansir Atap Kota, Minggu (10/05/2026).
Ia menjelaskan, desa nelayan tersebut akan dilengkapi fasilitas pabrik es, gudang pendingin (cold storage), hingga stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan agar distribusi hasil laut lebih efisien dan bernilai ekonomi tinggi.
“Di desa nelayan nanti akan tersedia fasilitas pembuat es, cold storage, dan SPBU khusus nelayan agar aktivitas perikanan masyarakat lebih terbantu,” katanya.
Program ini merupakan bagian dari target nasional pembangunan 1.386 desa nelayan hingga akhir 2026. Pemerintah berharap Miangas menjadi salah satu model percontohan pengelolaan kawasan pesisir berbasis modernisasi dan keberlanjutan.
Selain itu, keberadaan bandara di Miangas dinilai dapat mempercepat distribusi hasil tangkapan nelayan ke berbagai wilayah Indonesia, sehingga memperkuat rantai pasok sektor perikanan nasional.
Presiden menambahkan, integrasi antara fasilitas produksi, penyimpanan, dan transportasi akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan serta memperkuat ketahanan pangan berbasis laut di wilayah perbatasan.
Pemerintah menilai pembangunan desa nelayan modern ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menjadi upaya jangka panjang untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara