GIANYAR – Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Gianyar menggelar evaluasi persiapan lomba telajakan yang diikuti 10 desa di Kabupaten Gianyar, Bali, sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan memperkuat identitas daerah berbasis budaya lokal.
Kegiatan evaluasi yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar pada Selasa (05/05/2026) tersebut bertujuan menilai kesiapan desa peserta sekaligus melakukan pembinaan terhadap aspek kebersihan, fungsi telajakan, dan penataan lingkungan desa, sebagaimana diberitakan Balipuspanews, Rabu (06/05/2026).
Adapun desa yang mengikuti evaluasi meliputi Desa Peliatan, Desa Mas, Desa Batubulan, Desa Kemenuh, Desa Celuk, Desa Kedisan, Desa Sanding, Desa Saba, Desa Petak Kaja, dan Desa Kerta.
Ketua TP Posyandu Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menggali potensi desa yang layak mewakili Gianyar pada ajang tingkat provinsi.
“Melalui lomba telajakan ini, kami ingin mendorong terwujudnya telajakan yang bersih, rapi, dan bebas sampah. Harapannya, tanpa harus dibuat-buat, masyarakat sudah mampu menata telajakan secara mandiri,” ujarnya.
Dalam proses evaluasi, sejumlah indikator menjadi perhatian, di antaranya pembinaan masyarakat, kesesuaian fungsi telajakan, kebersihan lingkungan, hingga aspek estetika desa.
Penataan telajakan juga diarahkan untuk memperkuat identitas khas Gianyar melalui pemanfaatan elemen lokal seperti bunga padma sebagai maskot daerah. Selain itu, keterlibatan masyarakat turut diperkuat melalui kegiatan kul-kul gotong royong Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta partisipasi kader PKK dalam menjaga kebersihan lingkungan.
TP Posyandu Gianyar berharap desa yang nantinya terpilih dalam lomba dapat menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis budaya dan mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan desa secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara