Bimtek Posyandu Kotamobagu Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar Masyarakat

KOTAMOBAGU Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menegaskan transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai lembaga pelayanan dasar masyarakat tidak bisa lagi ditunda. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Kader Posyandu yang digelar di Balai Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, kader Posyandu didorong menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Karena di Indonesia, hampir semua masalah publik ujung-ujungnya kembali ke kader lapangan yang kerja sambil bawa buku catatan dan semangat hidup seadanya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta mengatakan Posyandu kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting pelayanan dasar masyarakat sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

“Transformasi ini bukan perubahan biasa. Posyandu kini menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa yang menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara terpadu. Ini menuntut kesiapan kader yang jauh lebih kuat dan profesional,” tegasnya, sebagaimana dilansir Duta Metro, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, perubahan tersebut membuat peran kader Posyandu semakin strategis karena tidak hanya menjalankan kegiatan pelayanan, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dan penghubung utama layanan pemerintah dengan warga.

“Peran kader kini semakin strategis. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan setiap warga mendapatkan layanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya dengan nada tegas.

Rindah menambahkan kualitas pelayanan Posyandu sangat bergantung pada kemampuan kader di lapangan. Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan Bimtek untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman terhadap tugas pelayanan masyarakat.

“Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan. Kader harus naik kelas—lebih kompeten, lebih responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang benar-benar berkualitas kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Bimtek berlangsung selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Mei 2026, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Resty A. Mangkat Somba, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kotamobagu, Moch. Agung Adati, Kepala Dinas (Kadis) DPMD Kotamobagu, Chelsia Paputungan, Camat Kotamobagu Selatan, Gunawan Kabonte, serta para lurah, sangadi, dan kader Posyandu se-Kotamobagu.

Melalui penguatan kapasitas kader ini, Pemkot Kotamobagu berharap transformasi Posyandu dapat berjalan efektif hingga tingkat masyarakat paling bawah serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pemkab Serang Genjot Solusi Lahan KDMP Jelang Peresmian Nasional

PDF đź“„SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang menyiapkan strategi alternatif pemanfaatan lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas …

Apdesi Merah Putih Dilantik, Lampung Perkuat Pembangunan Desa

PDF đź“„BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong penguatan sektor pertanian dan hilirisasi di tingkat …

Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun RTLH di Lahat

PDF đź“„LAHAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Komando Distrik Militer …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *